Breaking News:

Bupati Thoriqul Haq Sebut Sirkuit Sepatu Roda Lumajang Standar Internasional

 Satu per satu venue kompetisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 terus dimatangkan. Dari 12 cabang olahraga (cabor), sudah ada beberapa venue....

surya/tonyH
Atlet sepatu roda saat uji tanding di Sirkuit Sepatu Olahraga yang berlokasi di area Wisata Tambuh Raya Idaman, Desa Condro, Kecamatan Pasirian, Sabtu (3/4/2021). 

Reporter: Tony Hermawan I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG -  Satu per satu venue kompetisi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2022 terus dimatangkan. Dari 12 cabang olahraga (cabor), sudah ada beberapa venue yang sudah siap digunakan. 

Salah satunya Sirkuit Sepatu Olahraga yang berlokasi di area Wisata Tambuh Raya Idaman, Desa Condro, Kecamatan Pasirian.

Sirkuit itu pun langsung digunakan uji tanding para atlet Jawa Timur, yang nantinya akan mengikuti Porprov ke VII.

Sebanyak 13 kabupaten/kota mengikuti laga uji coba ini. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq turut hadir dan sekaligus meresmikan sirkuit anyar itu.

Pembangunan sirkuit yang dilaksanakan dengan melibatkan pemerintah desa setempat itu dianggap bagus oleh bupati. Bahkan, diklaim sudah sesuai dengan standar internasional.

"Ini standart internasional baik itu kemiringannya, jarak, jauh, maupun standart perputarannya. Jadi tinggal melengkapi beberapa yang lain pemadatan lain misalnya tribun, penghalusan sirkuit, perapian," kata Bupati Lumajang yang akrab disapa Cak Thoriq tersebut, Sabtu (3/4/2021).

Thoriq juga mengungkapkan bahwa adanya sirkuit sepatu roda merupakan impian para atlet-atlet di Kabupaten Lumajang. Sebab, sebelumnya para atlet sepatu roda Lumajang harus berlatih hingga ke luar kota.

"Jadi karena sudah standart bisa digunakan latihan continue. Dan saya harap setiap setiap kali ada event sepatu roda bisa diselenggerakan di sini," ujarnya.

Untuk diketahui pada uji tanding ini diikuti oleh sebanyak 282 atlet. Ratusan atlet itu berasal dari Tulungagung, Kota Kediri, Sidoarjo, Malang, Gresik, Malang, Bangkalan, Kabupaten Malang, Ponorogo, Madiun, Bojonegoro, Surabaya, Sumenep, dan Lumajang.

Uji coba kompetisi bergensi tersebut akan berlangsung selama dua hari, yang mana akan berakhir pada Minggu (4/3). Mengingat masih suasana Pandemi Covid-19 semua yang hadir harus menerapkan protokol kesehatan.

"Ya saya diwanti" untuk uji tanding ini harus patuh terhadap protokol kesehatan saya pastikan semua yang berkegiatan di sini baik atlet, pendamping, official, panitia dam pengunjung wajib patuh protokol kesehatan," pungkasnya.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Ndaru Wijayanto
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved