Usai Gagal Bawa PSIS Semarang ke Semifinal Piala Menpora, Fandi Eko Utomo Jadi Pelatih di Surabaya

Fandi Eko Utomo memilih kembali ke Surabaya pasca manajemen tim Mahesa Jenar meliburkan sementara latihan tim pasca berlaga di ajang Piala Menpora.

Editor: Taufiqur Rohman
PSSI Pers
Pemain PSIS Semarang, Fandy Eko Utomo, usai mencetak gol ke gawang Tira Persikabo 

Editor: Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM - Pemain PSIS Semarang, Fandi Eko Utomo kini memiliki kesibukan baru usai membela tim Laskar Mahesa Jenar tampil di Piala Menpora 2021.

Setelah gagal membawa PSIS Semarang melangkah lebih jauh di turnamen pramusim tersebut, Fandi Eko Utomo memutuskan pulang ke Surabaya.

Ini setelah PSIS Semarang memutuskan meliburkan tim lantaran kepastian kompetisi Liga 1 2021 belum ada kejelasan kapan mau digulirkan oleh PSSI.

Selain itu, bulan Ramadan juga membuat latihan pemain tidak bisa maksimal. Apalagi tujuan tampil di kompetisi Liga 1 2021 belum ada kepastian kapan bergulir.

Fandi Eko Utomo memilih kembali ke Surabaya pasca manajemen tim Mahesa Jenar meliburkan sementara latihan tim pasca berlaga di ajang Piala Menpora.

"Iya saya kembali ke Surabaya. Sebelumnya sempat ke Semarang saat selesai pertandingan melawan PSM di Malang, kata Fandi Eko dikutip TribunJatim.com dari Tribun Jateng.

Fandi menambahkan, momen kembali menghabiskan waktu libur latihan di rumah mau tidak mau ia harus fokus berlatih mandiri. Agar, kondisi kebugaran fisik tetap terjaga.

Beruntung, ia juga memiliki kegiatan melatih SSB milik ayahnya sehingga memiliki kesibukan lain selain fokus menjaga kondisi.

"Jujur memang tidak ada kegiatan lain. Kegiatan saya cuma sepakbola saja. Dan paling melatih SSB," ucap mantan gelandang serang Persebaya Surabaya ini.

"Kebetulan punya ayah saya SSB nya," ungkap anak legenda sepakbola nasional, Yusuf Ekodono tersebut.

SSB tempat Fandi melatih tersebut bernama SSB Fajar Bina Yunior. Beralamat di Kalilom, Kenjeran, Surabaya.

Fandi Eko Utomo menjadi pemain penting dalam permainan tim Mahesa Jenar di ajang Piala Menpora 2021.

Fandi membayar kepercayaan pelatih sebagai kreator lini tengah PSIS, meski tim kebanggaan masyarakat Kota Semarang tersebut tanpa kehadiran pemain kunci Septian David Maulana, dan Flavio Beck Junior.

Fandi mengungkapkan kesempatan PSIS bermain di ajang pramusim setidaknya menambah pengalaman tim sebelum terjun ke kompetisi Liga 1.

"Alhamdulillah banyak pengalaman bertanding berharga yang harus di perbaiki untuk memulai Liga 1 tahun ini. Semoga kedepannya tim bisa lebih baik lagi dan berprestasi di kompetisi," pungkasnya. (Tribunjateng.com)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul "Fandi Eko Utomo Jadi Pelatih di Surabaya Usai Bela PSIS Semarang di Piala Menpora 2021"

Ikuti berita seputar Piala Menpora 2021

Sumber: Surya
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved