Breaking News:

Berita Kota Mojokerto

Begini Cara Gerakan Pemuda Ansor Turut Berantas Narkoba di Kota Mojokerto

Gerakan Pemuda Ansor membentuk lembaga semi otonom berjuluk Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR) Kota Mojokerto.

mohammad romadoni/surya
Kegiatan rapat kerja Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR) Kota Mojokerto di Pendopo Rumah Rakyat, Jl Hayam Wuruk, Kota Mojokerto. 

Reporter : Mohammad Romadoni | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Gerakan Pemuda Ansor membentuk lembaga semi otonom berjuluk Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR) Kota Mojokerto.

Pembentukan PC BAANAR tersebut guna mendukung sekaligus membantu Pemerintah Daerah dan instansi terkait dalam pencegahan, memberantas penyalahgunaa dan peredaran narkoba yang merusak generasi muda bangsa khususnya di wilayah Kota Onde-Onde ini.

Kepala PC BAANAR Kota Mojokerto, Gus Lukman Sugiharto Wijaya mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar para Ulama dan Kyai Nahdlatul Ulama untuk menjaga generasi mudanya melalui GP Ansor agar terhindar dari peredaran narkoba.

"Pembentukan lembaga semi otonom Badan Ansor Anti Narkoba (BAANAR) sebagai pengejawantahan misi revitalisasi nilai dan tradisi Islam, melalui internalisasi nilai dan sifatur Rasul dalam Gerakan Pemuda
Ansor dan masyarakat (Pemuda). Khususnya berkaitan penanggulangan
penyalahgunaan narkoba," ungkapnya, Jumat (30/4/2021).

Sebanyak 21 pengurus PC BAANAR Kota Mojokerto yang mayoritas adalah para pemuda secara resmi dilantik periode 2019-2023, bertempat di Pendopo Rumah Rakyat, Jl Hayam Wuruk, pada Kamis (20/4) malam kemarin. Kegiatan pelantikan sekaligus memperingati Nuzulul Qur'an 1442 H dan doa bersama untuk patriot korban Kapal Selam Nanggala 402 yang dihadiri Forkopimda Pemerintah Kota Mojokerto.

Baca juga: Peduli Warga Mojokerto Terdampak Covid-19, Aice Group dan GP Ansor Bagikan Paket Bahan Pokok

"Badan semi otonom GP ANSOR yang profesional dan mampu mensinergikan semua kekuatan dari berbagai macam komponen masyarakat, bangsa dan negara dalam melaksanakan pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di Kota Mojokerto” ucap Gus Lukman.

Masih kata Gus Lukman, PC BAANAR Kota Mojokerto akan menyusun kebijakan strategis, sinergis dan kolaboratif sesuai bidang tugas dan kewenangannya. Pihaknya juga berkoordinasi bersama instansi terkait untuk mendukung program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kota Mojokerto.

Pihaknya, juga telah menjalin kesepakatan MoU dengan Badan Narkotika Nasional Mojokerto dan Satresnarkoba Polres Mojokerto yang berkaitan dengan dukungan pemberantasan narkoba.

"Monitoring dan pelaksanaan kebijakan P4GN bersama instansi terkait di Kota Mojokerto," terangnya.

Nantinya, peran dari BAANAR Kota Mojokerto secara spesifik akan membantu edukasi dan sosialisasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dikalangan masyarakat khususnya generasi muda.

Mereka juga turut memantau terkait potensi adanya penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing, apalagi mayoritas masyarakat Kota Mojokerto sekitar 80 persen adalah warga NU hingga tingkat kelurahan atau anak ranting GP Ansor.

Pihaknya berharap dengan adanya BAANAR Kota Mojokerto ini nantinya dapat menciptakan kesadaran bersama secara masif dan berkesinambungan yang diikuti langkah nyata dalam menjadikan narkoba sebagai musuh bersama.

"Maka harapan hadirnya suatu generasi penerus bangsa ini yang bebas narkoba akan terjadi dengan pengorbanan atas ikhtiar dan kerja keras oleh berbagai pihak," jelasnya kepada TribunJatim.com.

Berita tentang GP Ansor

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved