Berita Malang
Ini 5 Besar Prodi Pilihan di Seleksi Jalur Mandiri Universitas Brawijaya
Universitas Brawijaya (UB) Malang menyosialisasikan jalur seleksi mandiri, Kamis (6/5/2021). Menurut Heri Prawoto, Koordinator Perencanaan Akademik U
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Ndaru Wijayanto
Reporter: Sylvianita Widyawati I Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM-MALANG - Universitas Brawijaya (UB) Malang menyosialisasikan jalur seleksi mandiri, Kamis (6/5/2021).
Heri Prawoto, Koordinator Perencanaan Akademik UB menyebut, seleksi mandiri dibuka dua kali. Gelombang pertama untuk jenjang D3, D4 dan S1.
Sementara gelombang kedua hanya untuk S1. Sistem seleksinya dengan memakai nilai UTBK dan rapot.
"Ada dua pintu sistem seleksi. Yang perlu diketahui juga tentang keketatan prodi di seleksi mandiri," jelas Heri.
Ada 15 prodi yang memiliki keketatan saat seleksi mandiri 2020. Baik di prodi bidang saintek dan soshum.
Untuk lima besar prodi di saintek yaitu Kedokteran. Jumlah peminat ada 4.143. Sedangkan daya tampungnya hanya 90. Sehingga keketatannya 1:46.
Kemudian FKG diminati 2.287 dengan daya tampung 67, Farmasi 995 dengan daya tampung 38.
Lalu ada ilmu gizi diminati 1.087 dengan daya tampung 48, Teknik Industri diminati 1.573 orang dengan daya tampung 81.
Sedangkan di prodi soshum, banyak pada prodi Manajemen, Ilmu Hukum, Hubungan Internasional, Psikologi dan Kewirausahaan.
Dari data yang diperoleh TribunJatim.com, peminat di Ilmu Hukum mencapai 2.652 pada 2020, dengan daya tampungnya 213.
Heri menyebut, total peminat UB pada 2020 sebanyak 139.696 orang dari empat jalur seleksi. Yaitu vokasi, seleksi mandiri, SBMOTN dan SNMPTN.
"Kuota di gelombang pertama seleksi mandiri UB lebih banyak dibanding gelombang kedua. Maka harus dipikirkan juga strateginya," kata dia.
Pendaftaran gelombang pertama seleksi mandiri akan dilaksanakan mulai 2-15 Juni 2021. Sedang gelombang kedua pada 17 Juni sampai 12 Juli 2021
Jika mengambil mandiri dengan memakai nilai UTBK, maka harus siswa lulusan 2021. Sedang untuk jalur nilai rapor bagi lulusan 2019, 2020 dan 2021.
Menurutnya, seleksi mandiri diselenggarakan perguruan tinggi sendiri dengan maksimal 30 persen kuota. Sedang untuk nilai rapor adalah diambil dari nilai pengetahuan beberapa mapel.
Sedang pilihan yang ditawarkan adalah soshum, saintek dan campuran. Ada 28 prodi soshum dan 49 saintek.