Berita Lumajang

Viral Truk Sound System di Lumajang Beradu Kencang Suara Timbulkan Kerumunan, Ini Respon Kepolisian

Sebuah video viral di media sosial menampilkan ribuan orang sedang berkerumun di Jalan Lintas Selatan (JLS), Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Lum

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Pecinta sound system saat menggelar pawai di Jalan Lintas Selatan Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Lumajang, Minggu (9/5/2021). 

Reporter: Tony Hermawan I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Sebuah video viral di media sosial menampilkan ribuan orang sedang berkerumun di Jalan Lintas Selatan (JLS), Desa Selok Anyar, Kecamatan Pasirian, Lumajang.

Diduga, kerumunan itu terjadi lantaran ada komunitas pecinta sound system yang sedang melakukan kopdar.

Mereka saling adu kencang suara sound system di atas bak truk sambil pawai di sekitaran JLS.

Alhasil kegiatan itu pun mengundang perhatian, sehingga ribuan warga berduyun-duyun datang ke lokasi.

Lantaran terlalu banyak massa yang datang, arus lalu lintas pun menjadi macet total.

Bahkan terlihat masyarakat yang ikut larut dalam euforia tersebut juga mengabaikan protokol kesehatan.

Mereka berkerumunan dan tidak mengenakan masker, padahal Covid-19 masih merebak.

Terkait video viral itu, Kasatlantas Polres Lumajang, AKP Bayu Halim Nugroho membenarkan kejadian tersebut terjadi di wilayah hukumnya pada Minggu pagi (9/5/2021). Menurutnya, aksi pemilik sound system itu terjadi secara spontanitas.

"Sejumlah warga yang mempunyai sound system tiba-tiba datang ke JLS untuk pamer kekuatan suara. Sehingga acara itu menimbulkan kerumunan warga," katanya.

Mengingat di masa pandemi, seluruh kegiatan yang menimbulkan kerumunan dilarang, petugas akhirnya melakukan pembubaran massa dengan mengedepankan tindakan preventif.

Meski demikian, Bayu sendiri menyesalkan kerumunan tersebut terjadi.

Pasalnya, di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah telah membuat beragam aturan pembatasan untuk mencegah penularan tapi masih banyak warga yang melanggar protokol kesehatan.

Oleh karena itu, untuk mencegah kejadian serupa terulang pihak kepolisian akan meningkatkan patroli di kawasan tersebut.

Selain itu, polisi juga akan melakukan koordinasi antar polsek untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya Covid-19.

"Kami sudah melakukan koordinasi antar anggota dengan melibatkan jajaran Polsek agar kejadian serupa tidak terulang kembali," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved