Berita Gresik
Ditinggal Salat, Bocah Terbakar di Dalam Toko Mainan Gresik, Belum Genap Setahun Sewa Stan
Bocah berusia lima tahun ditemukan tewas terbakar di toko mainan gara-gara bermain korek api. Usaha toko mainan itu milik keluarga korban dan belum ge
Penulis: Willy Abraham | Editor: Ndaru Wijayanto
Reporter: Willy Abraham I Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Bocah berusia lima tahun ditemukan tewas terbakar di toko mainan gara-gara bermain korek api, Rabu (12/5/2021). Usaha toko mainan itu milik keluarga korban dan belum genap setahun berjualan.
Hal ini disampaikan langsung Camat Menganti, Sujarto. Korban beserta keluarganya merupakan warga Kabupaten Sidoarjo, berjualan mainan di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti, Gresik.
"Menyewa stan disitu belum satu genap satu tahun berjualan mainan," terangnya.
Diketahui korban bukanlah warga Desa Hulaan, Kecamatan Menganti.
Anak kedua dari pasangan Muhammad Sho'im (49) dan Khusnul Khotimah (40) tercatat sebagai warga Perum Jaya Maspion Permata blok A4-40 RT 28/RW 05 Kecamatan Gedangan, Kabupaten Sidoarjo.
"Yang meninggal anak kedua, kakaknya selamat. Orang tuanya sedang salat saat kejadian," tambahnya.
Diketahui, gara-gara bermain korek api sebuah toko mainan di Desa Hulaan, Kecamatan Menganti hangus terbakar. Korban yang masih berusia lima tahun ditegur kakaknya tak dihiraukan saat bermain korek api hingga tewas terbakar.
Kapolsek Menganti, AKP Tatak Sutrisna mengatakan sebelum kejadian naas itu terjadi sekitar pukul 11.30 Wib, korban bersama kakaknya bermain di dalam toko.
Kakak korban berinisial F sedang bermain dengan adiknya yang masih TK itu di dalam toko mainan milik orang tuanya. Kedua orang tua korban tidak ada di lokasi.
"Korban bermain api ditegur berkali-kali namun tidak dihiraukan, kemudian dari rak yang banyak mainan terbuat dari plastik muncul api dan langsung membesar. Selanjutnya kakak korban panik berlari keluar dan korban berlari masuk ke dalam kamar mandi yang berada di dalam toko mainan tersebut," terangnya.
Pasalnya si Jago Merah menjalar ke seluruh toko. Bahan mainan yang terbuat dari plastik, ditambah kondisi terik matahari di siang bolong membuat api semakin membesar.
Kakak korban berlari keluar, sedangkan korban memilih berlari ke kamar mandi.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut hendak menolong korban yang berada di dalam toko mainan.
Namun upaya itu tidak bisa dilakukan karena api semakin membesar. Polisi dari Polsek Menganti datang dan menghubungi pemadam kebakaran.
Suara ledakan terdengar dari dalam toko, kobaran api semakin membesar.
Sebanyak dua unit mobil PMK Gresik dan satu unit PMK Lakarsantri Surabaya tiba dan melakukan pemadaman.
Hampir dua jam, api baru bisa benar-benar dijinakkan. Petugas telah melakukan pemadaman dan pembasahan sekitar pukul 13.48 Wib.
"Korban berusia lima tahun meninggal dunia, 2 stand toko mainan dan 1 stand toko kosong hangus terbakar," terangnya.
Dikatakan Tatak, pihaknya langsung mengumpulkan barang bukti dan menggali keterangan dari keluarga korban, kemudian saksi di lokasi kejadian.
Stan berukuran 3 x 3 meter merupakan bangunan semi permanen, sebanyak dua stan toko mainan di sewa oleh keluarga korban.
"Saat kejadian ibunya pergi untuk salat ke masjid yang ada di sebelah selatan lokasi," kata tatak.
Jasad korban ditemukan tewas dengan luka bakar. Polisi bersama petugas pemadam kebakaran telah mengevakuasi jasad bocah malang itu menuju rumah sakit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, di dalam toko mainan itu juga menjual kembang api.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/suasana-evakuasi-bocah-berusia-lima-tahun-hangus-terbakar-di-sebuah-toko-mainan.jpg)