Hari Raya Idul Fitri 2021
Puasa Qadha atau Syawal Dulu? Berikut Penjelasan Hukumnya, Lengkap Jadwal Puasa Syawal 1442 H/2021
Setelah puasa Ramadan usai dilanjut puasa Syawal. Lantas sebenarnya lebih didahulukan mana puasa Syawal atau puasa Qadha?
Sebagaimana dijelaskan dalam Al Quran Surat Al Baqarah ayat 184.
أَيَّامًا مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ كَانَ مِنْكُمْ مَرِيضًا أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ فَعِدَّةٌ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ۚ وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدْيَةٌ طَعَامُ مِسْكِينٍ ۖ فَمَنْ تَطَوَّعَ خَيْرًا فَهُوَ خَيْرٌ لَهُ ۚ وَأَنْ تَصُومُوا خَيْرٌ لَكُمْ ۖ إِنْ كُنْتُمْ تَعْلَمُونَ
"(yaitu) dalam beberapa hari yang tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu ada yang sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkan itu pada hari-hari yang lain.
Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidyah, (yaitu): memberikan makan bagi seorang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui."
Baca juga: Tata Cara Salat Tahiyatul Masjid, Lengkap Bacaan Niat dan Keutamaan, Amalan Penyempurna Salat Fardu
Pelaksanaannya pun terbilang lebih leluasa selama setahun sebelum datangnya kembali bulan Ramadan tahun berikutnya.
Namun, karena hukumnya wajib dibayar, maka sebaiknya utamakan untuk melaksanakan puasa qadha.
Sementara itu hukum puasa Syawal adalah sunnah.
Demikian mengingat puasa qadha lebih utama dari puasa Syawal, apakah bisa puasa Syawal dikerjakan di hari lain selama di bulan Syawal?
Mana yang lebih utama puasa 6 hari berturut-turut atau terpisah di bulan Syawal ?
Baca juga: Doa Setelah Salat Dhuha dan Tata Caranya, Lengkap Niat Serta Keutamaan, Amalan Sunnah Ramadan 2021
Namun, ada juga pendapat lain yang menyebut puasa Syawal dapat dikerjakan secara terpisah.
Lalu, mana yang utama puasa 6 hari berturut-turut atau terpisah?
Dilansir dari Shahihfiqih, lebih utama puasa 6 hari di bulan Syawal dilakukan secara berturut-turut dan langsung langsung dilakukan setelah hari Idul Fitri (selesai).
Karena demikian hal tersebut merupakan upaya untuk bersegera melakukan kebaikan.
Namun tidak mengapa ditunda permulaan puasanya dari hari kedua bulan Syawal.

Tidak masalah bagi seseorang melakukannya secara terpisah hingga akhir bulan.