Berita Lamongan
Jelang Pembelajaran Tatap Muka, Bupati Yuhronur Minta Guru di Lamongan Bisa Adaptif Hadapi Perubahan
Pembelajaran tatap muka (PTM) bagi anak didik di Lamongan di masa pandemi Covid -19 akan dimulai pada Juli 2021 mendatang.
Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Ndaru Wijayanto
Reporter: Hanif Manshuri I Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Pembelajaran tatap muka (PTM) bagi anak didik di Lamongan di masa pandemi Covid -19 akan dimulai pada Juli 2021 mendatang.
Simulasi PTM sudah dilakukan di beberapa lembaga pendidikan dengan protokol kesehatan super ketat.
Meski masih sekitar satu setengah bulan lagi, segala piranti sejak dini telah dipersiapkan.
Momen Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Persiapan Awal Tahun Pelajaran 2021/2022 di Aula Pertemuan KP-RI Handayani Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, tidak disia-siakan oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi yang turut hadir pada Rabu, (19/5/2021) tadi.
"Guru dituntut adaptif hadapi dalam menghadapi perubahan era kebiasaan baru dampak pandemi Covid-19 ini, " ungkap Yuhronur Efendi.
Berbagai perubahan telah dilakukan, mulai dari perubahan perilaku masyarakat, perubahan budaya kerja, perubahan interaksi masyarakat hingga perubahan arus informasi dan digitalisasi yang dialami para siswa.
Inilah yang menurut Yuhronur perlu ada adaptasi oleh para pendidik untuk mudah menyesuaikan diri dengan keadaan.
“Hampir dua tahun ini kita berada di situasi pagebluk Covid-19. Pada fase 2 tahun itu juga kita merasakan berbagai perubahan perilaku masyarakat, perubahan budaya kerja, perubahan interaksi masyarakat bahkan perubahan yang dialami para anak didik/siswa akibat adanya pandemi," ungkapnya.
Ini yang menuntut semua elemen masyarakat, termasuk para pendidik untuk semakin adaptif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Karena informasi yang paling menonjol di masyarakat yakni terjadinya digitalisasi. Ini merupakan tantangan, para guru yang sebentar lagi akan memulai PTM.
Yuhronur juga mengajak seluruh guru di Kabupaten Lamongan berlomba-lomba melakukan berbagai inovasi dan melakukan strategi dalam dunia pendidikan untuk menjawab setiap tantangan atas perubahan yang terjadi.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Lamongan, Moh Nalikan, mengatakan pihaknya siap mendukung visi misi Bupati dan Wakil Bupati untuk mewujudkan pendidikan berkualitas di Kabupaten Lamongan.
Untuk menjawab berbagai tantangan pada situasi pandemi Covid-19, Nalikan turut memberikan dorongan kepada para guru untuk tidak berhenti dalam berinovasi dan berkontribusi.
“Bapak ibu guru agar tidak berhenti menciptakan berbagai inovasi. Apa yang sudah berhasil di ciptakan seperti digital school,
Gerlamsesaku sampai Gerakan Lamongan Menghafal untuk terus kita gerakkan di berbagai lini untuk merangsang anak-anak produktif belajar,” harap Nalikan.
Menghadapi PTM tahun ajaran 2021/2022, Dinas Pendidikan Lamongan telah melakukan berbagai tahapan, seperti pembentukan sekolah tangguh dengan infrastruktur prokes dan Satgas Covid-19 yang dibekali dengan SOP.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/bupati-lamongan-diacara-rapat-koordinasi-dan-sinkronisasi-persiapan-awal-tahun-pelajaran-20212022.jpg)