Breaking News:

Bolehkah Ibu Hamil dan Menyusui Melakukan Perawatan Kecantikan? Ini Jawabannya

produk kecantikan yang harus dihindari oleh ibu hamil dan menyusui adalah yang memiliki kandungan berat seperti, tretinoin dan steroid.

Penulis: Akira Tandika
Editor: Yoni Iskandar
akira tandika/Surya
Hasil tangkap layar talkshow virtual Delovely Clinic yang dipandu oleh Director of Delovely Clinic dr Chelsea Adikoesoemo Dipl AAAM. Membahas mengenai skincare dan perawatan kecantikan yang bolek dilakukan oleh ibu hamil dan menyusui. 

Reporter : Akira Tandika | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Informasi simpang siur mengenai ibu hami dan menyusui masih kerap jadi perbincangan. Terutama soal boleh atau tidaknya melakukan perawatan kecantikan.

Pertanyaan seputar itu pun kerap didapat oleh Director of Delovely Clinic dr Chelsea Adikoesoemo Dipl AAAM.

Ia mengatakan, pertanyaan yang biasa didapat seperti, produk kecantikan yang perlu dihindari atau perawatan apa yang cocok untuk ibu hamil dan menyusui.

"Sebetulnya, ibu hamil boleh menggunakan produk kecantikan dan melakukan perawatan. Hanya saja dalam jenis yang terbatas," terang Chelsea dalam talkshow daring di Instagram Delovely Clinic.

Menurutnya, produk kecantikan yang harus dihindari oleh ibu hamil dan menyusui adalah yang memiliki kandungan berat seperti, tretinoin dan steroid.

Chelsea menyebutkan, salah satu skincare yang boleh digunakan oleh ibu hamil dan menyusui adalah sunscreen, lantaran memiliki kandungan yang sangat ringan daripada jenis lainnya.

"Karena takutnya, kalau ibu hamil dan menyusui menggunakan skincare dengan kandungan berat, dapat terserap oleh darah dan memengaruhi pertumbuhan janin," jelasnya.

Baca juga: 5 Manfaat Tanaman Lidah Buaya untuk Kecantikan, Pelembab hingga Anti Penuaan, Berikut Kandungannya

Ia menambahkan, selain sunscreen ada beberapa jenis skincare yang bisa digunakan, tapi hanya untuk ibu menyusui.

"Tapi, tidak bisa langsung menggunakan seperti saat tidak hamil atau menyusui. Semuanya dilakukan secara bertahap. Disesuaikan dengan kebutuhan ibu menyusui. Kalau proses menyusui sudah selesai, baru boleh menggunakan skincare seperti semula," papar Chelsea.

Sementara itu, untuk jenis perawatan, ibu hamil sebaiknya menghindari treatment yang menimbulkan luka pada kulit.

"Treatment yang menimbulkan pengelupasan sehingga iritasi itu juga dihindari dulu, karena kami mau mengurangi risiko infeksi dari luar," tandas Chelsea kepada TribunJatim.com.

Berita tentang ibu hamil

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved