Apotek Online Lifepack
Pahami Ciri-ciri Sperma Abnormal, Jangan Dibiarkan, Berikut 5 Cara Penanganannya
Mengenali ciri-ciri sprema abnormal dan cara mengatasinya bareng tim dokter Lifepack, dr Irma Lidia.
TRIBUNJATIM.COM - Sperma abnormal adalah kondisi sperma yang tidak normal baik dari kuantitas maupun kualitas.
Kualitas terdiri atas jumlah, pergerakan hingga struktur sperma.
Struktur normal sperma terdiri atas satu kepala berbentuk oval seperti bulat telur dan satu ekor panjang dengan ukuran 9-10 kali panjang kepala.
Ketahui ciri-ciri kondisi sperma abnormal untuk penanganan cepat.
Simak artikel yang telah ditinjau salah tim dokter Lifepack, dr Irma Lidia ini.
Ciri-Ciri Sperma Abnormal
Ciri-ciri sperma tidak normal dapat dilihat langsung dari struktur spermanya, dapat juga dilihat dari cairan yang menyertainya.
Cairan yang dikeluarkan ejakulasi idealnya kental, begitu sebaliknya jika cairannya encer, maka adanya kelainan pada sperma.
Struktur sperma berupa kepala dan ekor, tidak sesuai dengan struktur normalnya. Seperti bentuk kepala yang bulat sempurna atau lancip, ekor sperma berbentuk lengkung atau berjumlah lebih dari satu.
1. Jumlah Sperma
Jumlah sperma yang dihasilkan kurang dari 40 juta per mililiter dalam satu kali ejakulasi. Meski masih tergolong banyak, misalkan 25-30 juta tetap dianggap tidak normal karena masih adanya seleksi untuk berhasil menuju tuba falopi.
Jumlah yang mengelilingi lingkaran besar masih terseleksi hingga hanya satu yang berhasil membuahi. Jika jumlahnya kurang, maka peluang untuk berhasil juga akan kecil.
2. Umur
Umur sperma umumnya hanya 1 hari, setelah keluar dari testis hingga menuju vagina, ia masih dilindungi oleh cairan semen sebagai pelindungnya dari zat asam pada vagina.
Setelah kurang lebih 15-30 menit, akan mencair dan segera berenang menemui sel telur. Kondisinya yang abnormal, mencegah sel mencair hingga sperma tidak bisa berenang.
3. Warna
Adanya noda merah atau kuning pada cairan ejakulasi. Noda merah menunjukkan adanya darah yang bercampur pada cairan sperma.
Dapat disebabkan oleh infeksi virus maupun peradangan pada alat kelamin. Sedangkan warna kuning dapat diakibatkan karena pembengkakan pada prostat dan infeksi lain.
4. Motilitas
Motilitas sperma tidak berjalan secara efisien menuju rahim. Berjalan sangat lambat atau bahan tidak bergerak sama sekali.
Jika hanya terjadi pada satu atau dua sperma, tidak terlalu berpengaruh. Namun jika jumlahnya lebih dari 50 persen, dapat dipastikan peluang kehamilan cenderung tidak berhasil.
5. Volume
Volume sperma yang dihasilkan kurang dari 1,5 mililiter dalam satu kali ejakulasi. Jika volume cairan yang dihasilkan sedikit, maka kandungan spermanya juga sedikit. Begitu juga saat volumenya berlebih hingga lebih dari 5 mililiter.
Dapat diartikan cairan yang dihasilkan encer, banyak sperma yang tidak berkualitas di dalamnya.
6. Tingkat Keasaman
pH cairan menunjukkan angka kurang dari 6,5-7 maka bisa dipastikan adanya kontaminasi pada sperma.
Dapat juga disebabkan karena tersumbatnya saluran ejakulasi. Begitu juga saat tingkat keasaman lebih dari angka 8, berarti adanya infeksi pada reproduksi pria yang dapat mempengaruhi kualitas sperma.
Cara Penanganan
Semua pria memiliki sperma dengan kondisi abnormal, namun jumlahnya berbeda-beda. Jangan biarkan kelainan bentuk lebih mendominasi sperma normal.
Cara mengatasi sperma tidak normal tergantung seberapa besar masalah yang dialami. Jika memiliki ciri-ciri yang telah disebutkan, maka perlu ditangani dengan cara berikut ini.
1. Konsultasi Andrologi
Androlog adalah spesialis atau ahli reproduksi pria yang memberikan informasi sekaligus penanganan permasalahan reproduksi pria.
Konsultasi dengannya akan memberikan informasi terkait penyebab yang mendasarinya. Konsultasi dilakukan untuk kepastian langkah apa yang tepat diambil untuk tindak lanjut.
2. Pemberian Vitamin
Berikan vitamin dan antioksidan untuk memperbaiki kerusakan pada organ reproduksi. Konsumsi CoQ10 sebagai salah satu cara memperbaiki kualitas sperma guna membantu memperbaiki morfologi sperma. Sehingga kondisi abnormal berkurang dan berganti dengan kuantitas kondisi normal.
“Para peneliti berpendapat koenzim Q10 merupakan antioksidan yang memainkan peran penting dalam membentuk membran dan struktur lain di dalam sel dengan melawan efek stres oksidatif, dan peningkatan motilitas sperma seiring peningkatan kadar koenzim Q10.” tambah dr Irma Lidia, tim dokter Lifepack.
3. Inseminasi Intrauterine
Kepanjangan dari IUI yaitu perawatan kesuburan dengan cara menyuntikkan sampel sperma ke dalam tubuh wanita.
Sama seperti berhubungan pada umumnya, sperma pilihan akan melewati leher rahim tanpa kesulitan bergerak karena telah menentukan kualitas terbaiknya. Cara ini dilakukan saat kuantitas sperma abnormal lebih mendominasi sel normal.
4. Donor Sperma
Masih menjadi perdebatan di kalangan para dokter karena sperma yang diberikan berasal dari orang lain.
Hal ini berarti wanita tidak mengandung anak dari suaminya. Langkah ini diambil saat sperma pria sama sekali tidak bisa menghasilkan sperma yang berkualitas.
5. Fertilisasi in Vitro
Fertilisasi yang dilakukan dalam tabung, atau di luar rahim perempuan. Sampel dari sperma dan sel telur akan diambil dan dipilih dengan kualitas unggul. Sel telur yang telah dibuahi di dalam tabung, akan disuntikkan ke dalam rahim.
Cara ini dilakukan saat pria dan wanita mengalami masalah yang sama pada kesuburannya. Tentunya membutuhkan biaya yang sangat mahal untuk keberhasilan dengan cara ini.
Lebih baik mencegah timbulnya sperma abnormal daripada mengatasinya. Konsumsi makanan yang menyehatkan sistem reproduksi pria. Kualitas sperma juga dipengaruhi dari kualitas organ yang terlibat. Hindari berendam di air hangat.
Suhu air hangat dapat mempengaruhi kualitas sperma. Jalankan pola hidup sehat dengan rutin melakukan olahraga.
Ingin berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter mengenai kesehatan? Unduh aplikasi Lifepack. Tebus resep obat, bebas antri. Tersedia melalui Google Play Store maupun App Store
Sumber:
Diseases Conditions Male Infertility Expert Answer Sperm Morphology By Mayoclinic
Abnormal Sperm By NCBI
Male Infertility By Urologyhealth
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/sel-sperma-ilustrasi.jpg)