Penemuan Mayat di Sungai Karah
Penemuan Mayat di Sungai Karah, Tim Labfor Polrestabes Surabaya Hanya Temukan ATM
Petugas dari labfor Polrestabes Surabaya sempat kerepotan saat akan mengevakuasi mayat yang ditemukan di tepi sungai Karah.
Penulis: Samsul Arifin | Editor: Ndaru Wijayanto
Reporter: Syamsul Arifin I Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Petugas dari labfot Polrestabes Surabaya sempat kerepotan saat akan mengevakuasi mayat yang ditemukan di tepi Sungai Karah.
Alotnya evakuasi ini lantaran mayat yang diketahui pria itu berada di atas tumpukan eceng gondok dan sampah setinggi kurang lebih 10 meter dari tanah itu.
Ditambah adanya excavator di tumpukan tersebut. Akhirnya, operator kendaraan berat itu pun dikerahkan, mereka dengan hati-hati membuat jalan untuk melancarkan evakuasi.
Serta memberi ruang supaya mayat dapat dijangkau. Selama 15 menitan, akhirnya mayat tersebut dapat dievakuasi.
Mayat dibawa ke mobil jenazah menuju kamar mayat RSUD Dr Soetomo, Surabaya
Sementara itu, Pawas Polsek Jambangan, AKP Sugiyanto menyebutkan dalam tubuh mayat itu tidak ditemukan luka. Juga tidak disertai tanda pengenal.
"Hanya lebam karena mayat sudah lebih dari satu hari. Usianya sekitar 50 tahun," terangnya.
Penemuan mayat ini menggegerkan warga setempat. Kata seorang saksi Slamet Hariyanto yang merupakan operator excavator Jasa Tirta 1, mayat yang belum diketahui identitasnya ini ikut terangkat saat dirinya hendak membersihkan sungai Karah.
"Tadi sekitar jam 11.00 WIB, saya mengambil eceng gondok dan kaget ada mayat. Abis itu saya lapor ke pos satpam dan pimpinan," kata Slamet.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/evakuasi-tim-labfor-polrestabes-surabaya-atas-penemuan-mayat.jpg)