Berita Kediri
Kapolres Kediri Ajak Masyarakat Tak Takut Laporkan Aksi Premanisme
Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengajak masyarakat tak takut laporkan kejadian premanisme dan pungutan liar.
Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Ndaru Wijayanto
Kapolres Kediri Ajak Masyarakat Tak Takut Laporkan Aksi Premanisme atau Pungutan Liar ke Polisi
Reporter: Farid Mukarrom I Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Kapolres Kediri AKBP Lukman Cahyono mengajak masyarakat tak takut laporkan kejadian premanisme dan pungutan liar.
Saat dikonfirmasi Kapolres Kediri mengatakan bahwa sebelumnya pihaknya sudah mengamankan sembilan Preman dan Pungli yang meresahkan masyarakat.
Kesembilan Preman ini ditangkap di dua tempat berbeda yakni Kecamatan Plosoklaten dan Kepung Kabupaten Kediri.
Akhirnya kesembilan Preman ini diancam hukuman 3 bulan penjara dan denda maksimal 50 Juta Rupiah.
Namun AKBP Lukman Cahyono menjelaskan bahwa pihaknya tetap melaksanakan pemberantasan premanisme di wilayah hukum Polres Kediri.
Selain itu kegiatan ini dilakukan untuk menjamin ketertiban keamanan di masyarakat.
"Seusai dengan arahan Kapolri melalui Kapolda Jatim bahwa kami siap mengamankan preman yang melakukan pungutan liar," ujarnya kepada SURYA (TribunJatim.com grup) Kamis (17/6/2021).
AKBP Lukman Cahyono menegaskan bahwa Pemerintah tak boleh kalah dengan aksi premanisme. Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tak takut melaporkan kejadian atau kegiatan premanisme.
"Silahkan jika menemukan tindakan atau aksi premanisme bisa melapor melalui hotline Polisi atau melaporkan ke Polres Kediri atau Polsek terdekat," jelasnya.
Sementara itu Lukman Cahyono juga sudah memetakan lokasi yang diduga kerap dilakukan pungutan liar atau premanisme.
"Saya juga perintahkan anggota untuk melakukan pemetaan mana titik yang rawan dilakukan aksi Premanisme," tuturnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kapolres-kediri-akbp-lukman-cahyono-saat-diwawancarai-di-mapolres-kediri.jpg)