Berita Pasuruan

Antisipasi Penyebaran Covid-19, Gus Ipul Perintahkan Penguatan PPKM Mikro di Pasuruan

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memerintahkan penguatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro tingkat RT dan RW

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Januar
TribunJatim.com/Galih Lintartika
Wali Kota Pasuruan, Gus Ipul. 

Reporter: Galih Lintartika | Editor: Januar AS

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memerintahkan penguatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro tingkat RT dan RW.

Menurut Gus Ipul, penguatan PPKM Mikro ini menjadi salah satu opsi untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Pasuruan yang semakin hari semakin meningkat jumlah kasusnya.

"Kami minta RT dan RW di seluruh Kota Pasuruan untuk kembali mengawasi setiap aktifitas warganya. Tetap sosialisasikan ke warga untuk tertib dalam menerapkan protokol kesehatan," kata dia.

Dia mengatakan, PPKM Mikro di Kota Pasuruan ini akan jauh lebih optimal dibandingkan sebelumnya. Menurutnya, Pemkot Pasuruan sudah menyiapkan anggaran untuk posko di tingkat RT dan RW.

"Baru bulan Juni kemarin anggarannya sudah cair. Dulu PPKM Mikro tidak ada anggarannya. Sekarang, saya harap lebih maksimal karena sudah ada anggarannya, ada penanggung jawabnya, ada laporannya," tambah dia.

Gus Ipul optimis karena dari data yang ada, PPKM Mikro ini sangat efektif. Kota Pasuruan memiliki 34 kelurahan, 300 RW, dan 1.000 lebih RT. Dari data itu, hanya dua RT yang zona merah, sisanya zona orange, dan zona hijau.

"Memang ada lonjakan 20 hari terakhir ini, makanya perlu ada perhatian. Nantinya, setiap RT memiliki empat relawan, dan satu relawan di setiap RW. Relawan ini yang akan melapor ke koordinator kelurahan," urainya.

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Arman menambahkan, hanya dua RT di Kota Pasuruan yang masuk dalam zona merah, yakni RT di Trajeng. Kawasan itu menjadi zona merah karena baru saja ditemukan ledakan kasus.

Baca juga: Polantas Polres Gresik Beri Edukasi Safety Riding Karyawan BUMN

"Ada 29 RT zona kuning, dan sisanya masih zona hijau. Kasus terkonfirmasi positif COVID-19 terus meningkat, kami mengingatkan untuk terus berhati - hati terhadap penyebaran Covid-19, tetap patuhi prokes," ungkapnya.

Dandim 0819 Pasuruan Letkol Inf Nyarman menambahkan, pihaknya akan membantu memaksimalkan PPKM Mikro dengan memastikan di setiap posko yang ada di tingkat RT dan RW itu ada petugasnya.

"Kami mendapat laporan dari hasil evaluasi PPKM Mikro ini kurang maksimal di beberapa daerah. Posnya ada, tapi tidak ada orangnya. Kami tidak ingin hal ini terjadi di Kota Pasuruan. Kami pastikan di setiap pos ada petugasnya agar ledakan Covid-19 bisa cepat teratasi," sambungnya. (lih)

Kumpulan berita Pasuruan terkini

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved