Breaking News:

Berita Banyuwangi

Pesona Kampung dengan Berbagai Varietas Jambu di Banyuwangi

Ada banyak hasil pertanian yang tumbuh subur di ujung timur Pulau Jawa, Banyuwangi. Di antaranya adalah komoditas buah jambu. Bahkan, ada satu kampung

Penulis: Haorrahman | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/haorrahman
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani yang mengunjungi kampung jambu saat pelaksanaan Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) pada Jumat lalu (18/6/2021) 

Reporter: Haorrahman I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Ada banyak hasil pertanian yang tumbuh subur di ujung timur Pulau Jawa, Banyuwangi.

Di antaranya adalah komoditas buah jambu. Bahkan, ada satu kampung yang lahan pertaniannya di dominasi oleh jambu dengan aneka varietasnya.

Kampung Jambu tersebut adalah Dusun Sumberagung, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari, Banyuwangi.

Menurut data dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Banyuwangi, di kampung ini tak kurang dari 41 hektar tanaman jambu biji maupun jambu air. Ada Jambu Kristal, Jambu Madu Deli, dan Jambu Citra.

Slamet, salah seorang petani, mengaku cocok dengan menanam jambu. Proses panennya cukup cepat dari masa tanam. Sekitar usia 2,5 - 3 tahun, buah jambu sudah siap untuk dipetik.

"Setahun bisa berbuah hingga 2 kali musim. Setiap musimnya bisa sampai empat bulan" terangnya.

Selain itu, harganya juga cukup stabil di pasaran. Untuk Jambu Kristal berkisar diharga 8.000 - 10.000/ Kg, sedangkan Jambu Madu Deli pada harga 11.000 - 16.000. Adapun Jambu Citra bisa sampai 18.000 - 21.000.

"Jika sudah musim, setiap pekan bisa panen," ungkapnya.

Provitas buah jambu ini terhitung cukup tinggi. Untuk jambu biji bisa mencapai 155 kwintal/ hektar, sementara jambu air bisa mencapai 8 kwintal/ hektar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved