Breaking News:

Berita Kota Malang

Polisi Terus Lakukan Penyelidikan Terhadap BLKLN PT CKS

kasus kaburnya lima calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK-LN) PT Central Karya Semesta diselidiki polisi

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Yoni Iskandar
TribunJatim.com/ Rifky Edgar
Wali Kota Malang Sutiaji bersama Plt Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Erik Setyo Santoso melakukan sidak dadakan untuk meninjau langsung Balai Latihan Kerja Central Karya Semesta PT CKS di Jalan Rajasa Kota Malang pada Sabtu (12/6). 

Reporter : Kukuh kurniawan | Editor : Yoni Iskandar

TRIBUNJATIM,COM, MALANG - Hingga saat ini, kasus kaburnya lima calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dari Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLK-LN) PT Central Karya Semesta (CKS) masih dalam penyelidikan polisi.

"Saat ini, prosesnya masih terus berjalan. Banyak saksi yang harus kami ambil keterangan," ujar Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto kepada TribunJatim.com, Minggu (27/6/2021).

Dalam kasus ini, diketahui sudah ada sebanyak 22 saksi yang diperiksa. Dan dalam menangani kasus ini, polisi cukup berhati-hati.

"Ada regulasi khusus terkait PMI. Ada keterkaitan instansi lain yang berhubungan dengan tenaga kerja Indonesia. Kami masih terus lakukan penyelidikan," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, sebanyak lima calon PMI kabur dari lantai empat Balai Latihan Kerja Luar Negeri PT Central Karya Semesta (CKS), yang terletak di Jalan Rajasa, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, pada Rabu (9/6/2021) pukul 19.00 WIB.

Lima calon PMI itu kabur dari lantai empat PT CKS setinggi 15 meter, dengan menggunakan selimut yang diikat satu persatu.

Baca juga: Kasus Kaburnya 5 Calon PMI PT CKS Belum Temukan Titik Terang, Polresta Malang Kota Periksa 22 Saksi

Namun nahas disaat turun, selimut itu terputus dan menyebabkan lima calon PMI langsung terjatuh.

Akibatnya, dua orang selamat dan tidak mengalami luka-luka. Sementara tiga orang, mengalami patah tulang.

Ketiga calon PMI yang mengalami patah tulang itu adalah Baiq, mengalami patah tulang kaki kiri.

Minarti mengalami patah tulang belakang punggung dan patah tulang kaki kiri. Sedangkan Fauziah, mengalami patah tulang pinggang, patah tulang pinggul, dan patah tulang kaki.

berita tentang PT CKS

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved