Breaking News:

Berita Gresik

Oknum Perangkat Desa di Gresik Ketahuan Nikah Siri, Jalani Cinta Diam-diam Sejak Awal Pandemi

Seorang oknum perangkat desa di Desa Gedangkulut, Kecamatan Cerme, Gresik ketahuan menikah secara siri. Oknum tersebut sudah satu tahun menjalin hubun

Penulis: Willy Abraham | Editor: Ndaru Wijayanto
via TribunManado
ILUSTRASI Selingkuh 

Reporter: Willy Abraham I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, GRESIK - Seorang oknum perangkat desa di Desa Gedangkulut, Kecamatan Cerme, Gresik ketahuan menikah secara siri.

Oknum tersebut sudah satu tahun menjalin hubungan dengan menikahi secara siri sejak pandemi Covid-19 melanda, tepatnya tahun 2020.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum perangkat desa tersebut diketahui telah berkeluarga. Memiliki seorang istri dan dua orang anak.

Selama satu tahun, dia menjalin cinta secara diam-diam. Diketahui istri siri oknum perangkat desa itu sebenarnya juga telah berkeluarga. Memiliki seorang suami.

Suami sah dari istri siri perangkat desa tersebut akhirnya mengetahui ada laki-laki lain dalam rumah tangganya. Dia langsung membongkar hubungan oknum perangkat desa itu selama satu tahun.

Bahkan mendatangi kantor desa karena tidak terima dengan tingkah laku oknum perangkat itu.

Warga setempat pun ikut geram, meminta oknum perangkat desa dipecat. Beberapa warga mengancam, jika masih melihat oknum perangkat desa itu masih bertugas, warga akan menggelar aksi.

Dihubungi melalui sambungan seluler, Kepala Desa Gedangkulut, Ali Mas'ud membenarkan bahwa ada perangkat desanya menikah secara siri.

Pihaknya telah meminta klarifikasi oknum perangkat tersebut. Hubungan secara nikah siri itu sudah berjalan satu tahun. Ali juga akan berkoordinasi dengan Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

"Besok saya laporkan ke Bupati, saya masih menunggu kronologi," ucapnya, Senin (28/6/2021).

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Gedangkulut, Somali mengaku mendapat laporan warga terkait perbuatan oknum perangkat desa.

"Setelah mendapat laporan, kami langsung merespon dan membuat surat kepada kepala desa," singkatnya. 

Kumpulan Berita Gresik terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved