Breaking News:

Berita Banyuwangi

Belasan Kepala Desa di Banyuwangi Minta Motor N-MAX, Sebut Kendaraan Operasional Sudah Tak Layak

Sekitar 15 kepala desa (kades) yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Banyuwangi (Askab) mendatangi kantor DPRD Banyuwangi, Senin (5/7/20

Penulis: Haorrahman | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/haorrahman
Sekitar 15 kepala desa yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Banyuwangi (Askab) mendatangi kantor DPRD Banyuwangi, Senin (5/7). 

Reporter: Haorrahman I Editor: Ndaru Wijayanto

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Sekitar 15 kepala desa (kades) yang tergabung dalam Asosiasi Kepala Desa Kabupaten Banyuwangi (Askab) mendatangi kantor DPRD Banyuwangi, Senin (5/7/2021).

Mereka menuntut Pemkab Banyuwangi untuk memberikan sepeda motor merek Yamaha N-Max untuk operasional kades. 

Ketua Askab Banyuwangi mengatakan Anton Sujarwo, sepeda motor N-Max tersebut sempat disampaikan oleh Bupati Banyuwangi periode 2010-2020 Abdullah Azwar Anas, sekitar pertengahan 2020 lalu. 

“Hal itu disampaikan Pak Anas secara terbuka saat pertemuan di Gedung Olah Raga (GOR) Tawang Alun,” kata Anton. 

Anton mengatakan kendaraan operasional kepala desa banyak yang sudah tidak layak.

"Kalau ngomong soal urgensi ya memang urgent. Kendaraan kita, teman-teman kepala desa itu banyak yang sudah tidak layak karena sudah lama. Kendaraan itu untuk meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat," kata Anton. 

Mereka akhirnya meminta bantuan wakil rakyat untuk menagih janji pemberian motor matic berukuran bongsor untuk kepala desa tersebut. 

Belasan kades tersebut ditemui dua wakil ketua DPRD Banyuwangi, yakni Michael Edy Hariyanto dan M. Ali Mahrus di ruang rapat khusus kantor dewan.

Selain motor N-MAX Anton juga menagih janji Pemkab Banyuwangi hibah paving sepanjang seribu meter tiap desa. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved