Breaking News:

Berita Surabaya

Forkopimda Jatim Pantau Mobilitas Masyarakat Melalui Udara, Selanjutnya Akan Sidak di Perusahaan

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto mengecek mobilitas jatim

Penulis: Samsul Arifin | Editor: Yoni Iskandar
istimewa.Humas Polda Jatim
Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto mengecek mobilitas di Jatim melalui jalur udara. 

Laporan Wartawan TribunJatim Network, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Gubernur jatim Khofifah Indar Parawansa dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto mengecek mobilitas di Jatim melalui jalur udara.

Pengecekan ini guna memonitor pengendalian mobilitas masyarakat disaat penerapan PPKM Darurat di wilayah Jatim, melalui pantauan udara.

Forkopimda Jatim pertama melakukan pangecekan PPKM Darurat melalui udara seputar Kota Surabaya, berlanjut ke Kabupaten Gresik, Sidoarjo hingga ke Malang.

Kegiatan patroli udara yang dilakukan oleh forkopimda jatim ini dilakukan di titik-titik penyekatan, Jalan Protokol, yang memiliki mobilitas tinggi untuk menganalisa kepatuhan masyarakat dalam pelaksanaan PPKM Darurat.

Irjen Nico Afinta menyebutkan, melakukan pengecekan pelaksanaan PPKM Darurat, dalam kebijakan PPKM Darurat, melihat terkait penyekatan yang dilakukan antar Kabupaten/ Kota dan Provinsi.

"Dari pantauan udara terlihat pengurangan volume kendaraan dari yang biasanya, kami akan lakukan analisa dan evaluasi terkait dengan masalah pengetatan," kata Irjen Pol Nico Afinta kepada TribunJatim.com, Selasa (6/7/2021).

Baca juga: Isoman karena Covid-19 yang Kedua Kalinya, Gubernur Khofifah : Kondisi Saya Baik dan Tanpa Gelaja

Irjen Pol Nico Afinta menjelskan, pihaknya akan mengevek di perusahaan-perusahaan. Apakah bisa menjalankan aturan instruksi Mendagri.

"Kami menghimbau agar bisa mengatur para karyawan bisa mengurangi pekerja dan bekerja dari rumah sesuai aturan. Saya minta hal ini dilakukan sebagai upaya mengurangi penyebaran Covid-19," imbuhnya.

Selamat empat hari berjalan -penerapan PPKM Darurat- pihaknya telah mengevaluasi. Ada beberapa poin yang tercatat

Yaitu, soal membedakan antara pekerja di sektor kritikal dan sektor esensial.

"Jalan keluarnya kami akan memberikan surat kepada asosiasi perusahaan agar bisa menghimbau kepada anggotanya terkait aturan PPKM Darurat, serta akan dipasang spanduk-spanduk pemberitahuan kriteria sektor kritikal dan esensial," tutupnya.

Sementara itu, Terkait dengan tempat ibadah, Nico mengaku mendapatkan arahan dan himbauan dari ketua MUI, NU dan Muhammadiyah.

"Sehingga untuk sementara pelaksanaan ibadah bisa dilakukan dirumah saja," tandas Nico.

Berita tentang Forkopimda Jatim

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved