Berita Lamongan

Kini Kerap Muncul, Lokasi Penampakan Buaya Sedot Perhatian Warga

Benar juga antisipasi yang dilakukan BKSDA Jatim dan BPBD Lamongan memasang banner peringatan di lokasi kemunculan buaya di Desa Parengan Kecamatan Ma

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
surya/Hanif Manshuri
Buaya di Sungai Bengawan Solo saat muncul di daratan tanah bantaran Sungai Bengawan Solo, Senin (5/7/2021 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hanif manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Benar juga antisipasi yang dilakukan BKSDA Jatim dan BPBD Lamongan memasang banner peringatan di lokasi kemunculan buaya di Desa Parengan Kecamatan Maduran.

Ternyata kini, buaya - buaya itu hampir setiap hari muncul di bantaran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di sepanjang aliran sungai wilayah Parengan.

Bahkan kemunculan buaya muara di bantaran Sungai Bengawan solo tersebut kini hampir setiap hari menyedot perhatian warga.
Meski saat warga datang, buaya itu terkadang tidak muncul. Menurut warga, buaya itu kerap muncul, dan biasanya antara pukul 11.00 - 15.00 WIB.

"Saya pas datang (Senin, 5/7/2021) di lokasi jam 15.00 WIB buaya itu muncul, tapi ya hanya di pinggi saja dan terus masuk lagi ke sungai, " kata Safari, warga Paji Kecamatan Pucuk Lamongan, kepada Surya.co.id (Tribunjatim.com grup), Selasa (6/7/2021).

Rasa penasaran itu tidak hanya menyedot perhatian warga terdekat, namun juga dari luar daerah
Warga yang datang ke lokasi tidak mendekat, dan hanya melihat dari kejauhan sebelum titik bener peringatan yang ada pasang petugas .

Dan meski telah ada tanda peringatan dari BKSDA Jatim dan BPBD Lamongan, rasa penasaran warga terkait penampakan buaya tersebut tak terbendung.

Mereka ingin melihat langsung penampakan buaya muara yang sempat viral di media sosial tersebut.

Baca juga: Kini Kerap Muncul, Lokasi Penampakan Buaya di Lamongan Sedot Perhatian  Warga

Safari dan warga lainnya mengakui tidak sampai mendekat ke lokasi buaya. Dan hanya melihat dari jauh atau dari atas tanggul sambil mengabadikan penampakan buaya tersebut melalui fasilitas yang ada di phonsel mereka. Kemunculan buaya dihari - hari ini tidak seperti sebelumnya, sampai viral kemarin.

Sekarang ini, kata Safari, buaya itu sepertinya tidak terusik dan tetap melata di bantaran, meski buaya itu melihat ada orang.

"Kalau awal - awal muncul dulu, buaya-buaya kabur begitu ada orang datang, " katanya

Sejak kemunculannya pertama yang viral hingga saat ini sudah hampir 10 kali buaya-buaya ini menampakkan diri. Meski hanya sebentar, kemudian lari lagi ke dalam sungai.

Sementara, Kepala Resort Konservasi Wilayah (RKW) Gresik X Lamongan Agus Ariyanto kepada wartawan mengatakan, pihaknya sudah memasang setidaknya 4 papan peringatan akan keberadaan buaya muara tersebut. Harapannya, kata Agus, warga tidak mendekat ke lokasi dimana buaya-buaya tersebut muncul.

"Papan peringatan kami pasang di titik dimana buaya-buaya kerap muncul sebanyak 4 titik dengan harapan agar warga bisa lebih berhati-hati," ungkap Agus kepada TribunJatim.com.

Agus mengungkapkan, dari hasil keterangan warga diketahui setidaknya memang ada 4 buaya yang muncul ke permukaan. Agus juga menambahkan, pihaknya sudah beberapa kali melakukan pemantauan terhadap kemunculan buaya ini. "

Pihaknya juga segera melakukan kajian dan mengumpulkan data sebelum bisa memutuskan apakah akan mengevakuasi buaya tersebut atau tidak.

Ia masih harus menunggu hasil kajian. Sejauh mana, apakah menjadi ancaman atau menurut hasilnya nanti cukup dibiarkan lepas di alam sungai.

Berita tentang buaya

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved