Breaking News:

Berita Jatim

Optimalkan PPKM Darurat, PSI Jatim Ingatkan Pentingnya Sinergi Antar Daerah

DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Timur meminta pemerintah daerah terus bersinergi guna memastikan optimalnya PPKM Darurat sebagai upaya

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Januar
Istimewa/ PSI Jatim
Jajaran Partai Solidaritas Indonesia saat mengadakan kegiatan beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - DPW Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Jawa Timur meminta pemerintah daerah terus bersinergi guna memastikan optimalnya PPKM Darurat sebagai upaya penanganan pandemi Covid-19

Terlebih, untuk kawasan yang menjadi perbatasan antar kabupaten/kota. 

Ketua DPW PSI Jawa Timur, M Teguh Cahyadin mengatakan hal itu penting, agar jangkauan akses warga di kawasan perbatasan menjadi terjamin. Sebab, tak sedikit laporan yang masuk, beberapa warga di kawasan perbatasan sempat merasa kesulitan. 

"Sinergi itu seharusnya pemerintah provinsi yang melakukan rapat koordinasi berkaitan dengan wilayah perbatasan," kata Gus Dien, sapaan akrab M Teguh Cahyadin, Rabu (14/7/2021). 

Kesulitan yang dimaksud, beberapa diantaranya adalah terkait ambulance. Laporan terkait hal tersebut menjadi beberapa temuan yang didapati PSI di daerah.

Sehingga, dengan sinergi yang dilakukan diharapkan hal-hal semacam itu dapat dihindari di masa tingginya lonjakan kasus ini. 

Baca juga: Lawan Rasa Takut, Pelajar di Surabaya Tunjukan Semangat Disuntik Vaksin, Harap Bisa Belajar di Kelas

Secara umum, Gus Dien menyebut, pola penanganan PPKM Darurat harus melihat dan memberikan solusi terkait jangkauan fasilitas penanganan Covid-19. Hal itu bisa dilakukan dengan membuka posko darurat di wilayah yang jauh dari akses. 

Sinergi itu juga penting terkait optimalnya penyekatan. Gus Dien berharap, sinergi itu dapat terus dibangun agar tujuan PPKM Darurat ini dapat optimal memotong laju penularan Covid-19

Terkait penyekatan, Gus Dien tetap meminta agar sosialisasi perihal mana saja jalan yang disekat terus digencarkan. Hal itu agar semakin efektifnya upaya yang dilakukan.

Termasuk terus mengantisipasi menumpuknya kendaraan masuk di jalan-jalan tikus.  

"Konteksnya adalah kita harus cari win win solution yang berkaitan dengan masalah di wilayah perbatasan, masalah penyekatan, termasuk penyediaan fasilitas," sambungnya. 

Kumpulan berita Jatim terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved