Breaking News:

Berita Persela Lamongan

PPKM Darurat Diperpanjang, Persela Lamongan Tunda Rencana Kembali Berlatih

Persela Lamongan menunda rencana tim kembali berlatih pada Rabu (21/7/2021) besok sesuai rencana program awal setelah meliburkan tim sejak 4 Juli lalu

Penulis: Khairul Amin | Editor: Taufiqur Rohman
Persela
Pemain Persela Lamongan, saat mengikuti latihan tim 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Persela Lamongan menunda rencana tim kembali berlatih pada Rabu (21/7/2021) besok sesuai rencana program awal setelah meliburkan tim sejak 4 Juli lalu.

Disampaikan pelatih Persela Lamongan, Iwan Setiawan, langkah ini diambil imbas perpanjangan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Pulau Jawa dan Bali hingga akhir bulan Juli dari rencana awal hanya sampai 20 Juli 2021.

"Jadi baru kemarin saya dihubungi oleh manajemen (Persela), dengan perpanjangan lock down (PPKM), maka manajemen minta kami untuk meliburkan tim dulu sampai ada perkembangan soal lock down. Artinya kami tidak jadi latihan besok," kata Iwan Setiawan pada TribunJatim.com, Selasa (20/7/2021).

Mengenai masa perpanjangan libur tim, Iwan belum menegaskan secara jelas sampai kapan, apakah sampai masa PPKM atau sebelumnya.

"Manajemen kemarin minta sama saya, intinya mengikuti aturan pemerintah," ucap pelatih asal Medan itu.

Namun mantan pelatih Persebaya tersebut tidak memungkiri bahwa ia dan jajaran tim pelatih sangat senang jika dengan segera bisa memulai aktivitas tim.

Pasalnya, Persela menjadi tim kontestan Liga 1 2021 yang paling akhir melakukan persiapan, tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu baru memulai latihan perdana pada 5 Juni lalu di tengah sebagian klub sudah memulai sebulan sebelumnya.

"Memang saya juga sempet sampaikan bahwa kalau dari kami tim pelatih, senang sekali kalau bisa secepatnya bisa kembali melakukan aktivitas latihan," ucap Iwan Setiawan.

"Tinggal kita lihat bagaimana perkembangan lock down ini," tambahnya.

Meski libur diperpanjang, Iwan tidak terlalu khawatir soal fisik pemain. Karena ia menilai pemainnya menjalankan tugas dengan baik berdasarkan laporan video yang rutin diberikan pemain.

"Saya setiap hari berhubungan dengan pelatih fisik yang kami tugasi untuk kontrol, termasuk Didik (Ludianto) juga kontrol, sampai sejauh ini pemain cukup baik," jelasnya.

"Memang dari awal kami mengharuskan mereka kirim video, tapi ada beberapa pemain yang kemarin tidak sempat bikin video, tapi dia WA bahwa dia melakukan aktivitas sesuai dengan program," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved