Berita Banyuwangi

Lapak Teman Peduli Sesama, Soliditas Warga Banyuwangi Saling Bantu Menanggulangi Dampak Covid-19

Lapak Teman Peduli Sesama merupakan hasil soliditas warga Banyuwangi saling bantu membantu untuk menanggulangi dampak pandemi Covid-19.

Penulis: Haorrahman | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengunjungi Lapak Berbagi Teman Peduli Sesama (Lapak TPS), Senin (26/7/2021).  

“Alhamdulillah, bisa mengurangi uang belanja. Tadi saya mengambil seikat terong dan nasi bungkus,” kata John, yang sehari-hari bekerja sebagai driver ojek online.

Maklum saja, dia mengaku selama masa PPKM Darurat penghasilannya turun drastis.

“Biasanya yang ramai malam hari. Karena PPKM, sekarang jam 8 (malam) kan harus sudah di rumah, jadi penghasilan saya berkurang drastis. Alhamdulillah ada program TPS ini,” kata John.

Hal serupa juga diungkapkan Nuryadi (53), seorang penarik becak.

“Bersyukur banget. Tiap hari bisa mengambil sayuran gratis di TPS. Jadi lebih hemat. Soalnya sekarang penumpang sepi,” ujarnya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengaku sangat mengapresiasi Lapak TPS. Di tengah situasi sulit saat ini, semangat solidaritas masyarakat tetap tumbuh subur.

“Sinergi seperti ini sangat kita butuhkan dalam menghadapi masa sulit seperti sekarang. Kita tidak bisa bergerak sendiri-sendiri. Semua harus bergotong royong dan saling peduli,” kata Ipuk.

“Terima kasih Artos Kembang Langit yang telah menginisiasi program ini. Semoga bisa menjadi inspirasi bagi komunitas yang lain untuk melakukan hal yang sama,” imbuhnya.

Menurut Ipuk, saat ini bukan lagi masanya untuk saling menyalahkan. Semua pihak harus saling bahu membahu menangani berbagai dampak pandemi Covid-19.

“Sebelumnya ASN telah melakukan aksi sosial. Pada Hari Belanja lalu, mereka gotong royong berbelanja beras dan menghasilkan 53 ton beras diberika kepada warga yang terdampak PPKM Darurat. Pemkab juga menggalang gerakan membantu warung kecil/pedagang keliling/PKL yang jam operasionalnya harus dibatasi pada masa PPKM Darurat, di mana ASN melakukan aksi bergerak memborong dagangan warung kecil/pedagang keliling/PKL,” jelas Ipuk.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved