Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Olimpiade Tokyo 2020

Medali Olimpiade Tokyo 2020 Ternyata Dibuat dari Bahan Bekas

Di balik nilai prestis dan historis sebuah medali, tahukan anda jika medali Olimpiade Tokyo 2020 ternyata dibuat dari bahan bekas.

Editor: Taufiqur Rohman
(Engaget)
Medali Olimpiade Tokyo yang dibuat dari limbah elektronik. 6 juta di antaranya adalah limbah ponsel lawas yang diperoleh dari NTT DoCoMo. 

Editor: Taufiqur Rochman

TRIBUNJATIM.COM - Di balik nilai prestis dan historis sebuah medali, tahukan anda jika medali Olimpiade Tokyo 2020 ternyata dibuat dari bahan bekas.

Terdapat beberapa fakta menarik di balik kemegahan Olimpiade Tokyo 2020, dan yang mengejutkan adalah medali dibuat dari bahan bekas daur ulang.

Tak hanya sebagai pesta olahraga terbesar negara-negara di dunia, perhelatan Olimpiade Tokyo 2020 juga memiliki sejumlah fakta menarik, salah satunya berkaitan dengan penerapan teknologi ramah lingkungan.

Melansir laman resmi Komite Olimpiade Internasional (IOC), medali yang diperebutkan para atlet di seluruh cabang olahraga merupakan hasil daur ulang.

Bahan daur ulang yang digunakan untuk pembuatan medali-medali tersebut berasal dari 78.985 ton sampah elektronik.

Barang-barang elektronik tak terpakai untuk bahan dasar medali itu didapat dari sumbangan seluruh rakyat Jepang.

Baca juga: Besok Skuad Persela Lamongan Kembali Berlatih, Sebagian Pemain Masih Absen Kata Iwan Setiawan

Inisiatif pembuatan medali dengan bahan daur ulang dari sampah elektronik bermula dari Proyek Medali Tokyo 2020.

Proyek ini memiliki tujuan untuk menjadikan perhelatan Olimpiade Tokyo 2020 sebagai yang paling ramah lingkungan.

Pengumpulan rongsokan elektronik dimulai sejak 1 April 2017 sampai 31 Maret 2019. Perangkat yang terkumpul mencakup sekitar 6,21 juta ponsel bekas, kamera digital, perangkat game genggam, dan laptop.

Dari pengolahan puluhan ribu ton limbah elektronik itu, komite penyelenggara berhasil mengumpulkan emas sebanyak 32 kilogram, perak 3.500 kilogram, dan perunggu 2.200 kilogram.

Inovasi ini dinilai mewakili slogan Olimpiade Tokyo 2020, yakni "Be Better Together, For The Planet And The People".

Berikut spesifikasi medali Olimpiade Tokyo 2020:

- Diameter: 85 milimeter

- Ketebalan bagian tertipis: 7,7 milimeter

- Ketebalan bagian paling tebal: 12,1 milimeter

Berat tiap jenis medali:

- Medali emas - sekitar 556 gram

- Medali perak - sekitar 550 gram

- Medali perunggu - sekitar 450 gram

Artikel ini telah tayang di Kompas.tv dengan judul "Unik! Medali Olimpiade Tokyo 2020 Dibuat dari Bahan Bekas"

Ikuti berita seputar Olimpiade Tokyo 2020

Sumber: Kompas TV
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved