Berita Tulungagung
Pelajar Mulai Divaksin, Dinas Pendidikan Berharap Pembelajaran Tatap Muka Bisa Lekas Dimulai
-Para siswa SMAN 1 Kedungwaru mulai menerima suntikan vaksin Covid-19, Rabu (4/8/2021). Sebanyak 500 siswa dipersiapkan pihak sekolah untuk menerima
Penulis: David Yohanes | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes
TRIBUNJATIM.COM, TULUNAGGUNG -Para siswa SMAN 1 Kedungwaru mulai menerima suntikan vaksin Covid-19, Rabu (4/8/2021).
Sebanyak 500 siswa dipersiapkan pihak sekolah untuk menerima suntikan dosis pertama vaksin ini.
Sebelumnya pada siswa diminta antre di lorong sekolah, sebelum secara bergiliran masuk ke aula lantai 2, tempat vaksinasi dilaksanakan.
Menurut Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Tulungagung dan Trenggalek, Solikin, vaksinasi ini adalah tahap awal vaksinasi untuk pelajar.
Selain SMAN 1 Kedungwaru, vaksinasi juga dilaksanakan di SMKN 3 Boyolangu.
“Jatahnya 1000 dosis, kami bagi dua. Yang SMA 500 dosis, yang SMK 500 dosis,” terang Solikin, saat menunggu jalannya vaksinasi.
Solikin menambahkan, pihaknya berharap vaksinasi lekas menyasar seluruh siswa.
Sebab vaksinasi menjamin kesehatan para siswa jika nantinya dilaksanakan pembelajaran tatap muka.
Apalagi sebelumnya para guru dan tenaga administrasi di sekolah sudah divaksin seluruhnya.
“Harapan saya seluruh siswa divaksin. Karena ini penting untuk memastikan semua aman saat pembelajaran tatap muka,” ujar Solikin.
Baca juga: Swab Antigen Gratis di Kabupaten Tuban, Dinas Kesehatan: Hanya Untuk Tracing Pasien Covid-19
Sebelumnya pembelajaran tatap muka direncanakan pada Juli 2021 ini.
Namun terjadi lonjakan kasus Covid-19 sejak awal Juli 2021, sehingga pembelajaran tatap muka dibatalkan.
Masih menurut Solikin, pelaksanaan selanjutnya masih menunggu petunjuk pemerintah pusat dan provinsi.
“Tulungagung juga masih di zona merah. Kami tidak berani melangkah sebelum ada petunjuk dari provinsi dan pusat,” katanya.
Meski nantinya sudah ada lampu hijau dari pemerintah pusat dan provinsi, pelaksanaan pembelajaran tatap muka masih tergantung kebijakan Satgas Kabupaten.
Jika situasi masih dianggap berbahaya, Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 bisa melarang izin pembelajaran tatap muka.
Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Dinas Kesehatan (Dinkes), Didik Eka, mengatakan vaksinasi pelajar sudah mulai dilaksanakan.
Namun saat ini masih terkendala ketersediaan vaksin, karena vaksinnya harus jenis Sinovac.
Vaksin untuk pelajar diperkirakan akan datang pada bulan ini, sebelum gelombang pertama mendapatkan suntikan dosis ke-2.
Vaksinasi para siswa SMA dan SMK ini bagian dari program vaksinasi untuk anak 12-17 tahun.
“Kami minta masyarakat bersabar, tidak sampai jeda berbulan-bulan. Masih di bulan ini (Agustus) akan datang vaksin untuk para siswa berikutnya,” terang Didik.
Kumpulan berita Tulungagung terkini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/vaksinasi-untuk-pelajar-di-surabaya.jpg)