Breaking News:

Berita Mojokerto

Perangkat Desa di Dawarblandong Mojokerto Jadi Tersangka Korupsi, Menangis Saat Akan Ditahan

Penyidik Unit II, Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polresta Mojokerto menetapkan wanita berinisial S (53) Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
SURYA/Mohammad Romadoni
Penyidik Unit II Tipidkor Satreskrim Polresta Mojokerto memindahkan tersangka S ke Rutan wanita di Polsek Prajuritkulon. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Penyidik Unit II, Tindak Pidana Korupsi (Tipidkor) Satreskrim Polresta Mojokerto menetapkan wanita berinisial S (53) Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Desa Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong sebagai tersangka korupsi.

Berdasarkan gelar perkara tersangka S terbukti melakukan tindak pidana korupsi yakni menggelapkan dana simpan/pinjam dari program PNPM Mandiri Perdesaan (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan) Desa Sumberwuluh tahun 2017.

Kerugian Negara akibat tindak pidana korupsi yang dilakukan tersangka S mencapai ratusan juta.

Pemeriksaan tersangka S berlangsung kurang lebih selama 9 jam di ruangan penyidik Unit II, Tipikor Satreskrim Polresta Mojokerto, Sabtu (7/8/2021).

Tersangka S sempat menangis karena menolak ditahan. Penyidik berupaya menenangkan dan akhirnya tersangka bersedia menandatangani surat penahanan.

"Penyidik Tipidkor telah melakukan pemeriksaan dan menetapkan S (53) Kepala Seksi (Kasi) Pemerintahan Desa Sumberwuluh sebagai tersangka dalam perkara korupsi penyalahgunaan dana dari program PNPM yang berasal dari APBN tahun 2014," ungkap Kasatreskrim Polresta Mojokerto, Iptu Hari Siswanto, Sabtu (7/8/2021) sore.

Dia mengatakan modus operandi tersangka S yakni menarik seluruh dana PNPM yang telah disalurkan untuk simpan pinjam PKK (Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga).

Kemudian, dana yang telah ditarik tersangka dari anggota PKK itu diserahkan pada Riyantono (43) mantan Kepala Desa Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

Seperti yang diketahui tersangka Riyantono (43) mantan Kepala Desa Sumberwuluh, Kecamatan Dawarblandong terjerat kasus berbeda yaitu korupsi proyek fiktif Dana Desa (DD) senilai Rp 274 juta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved