Berita Kota Blitar

Pasang Bendera Merah Putih, Pedagang di Makam Bung Karno Kota Blitar Berharap Wisata Dibuka Lagi

Pasang bendera merah putih, pedagang di kawasan Makam Bung Karno Kota Blitar berharap wisata bisa dibuka lagi. Berjanji patuh protokol kesehatan.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Samsul Hadi
Pedagang memasang bendera merah putih di depan kios sebagai bentuk optimisme menghadapi pandemi Covid-19 dan berharap wisata Makam Bung Karno Kota Blitar dibuka kembali, Senin (9/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Sejumlah pedagang di pintu keluar wisata Makam Bung Karno (MBK) Kota Blitar memasang bendera merah putih di depan kios, Senin (9/8/2021). 

Aksi pemasangan bendera merah putih di depan kios itu sebagai bentuk optimisme pedagang selama pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 di masa pandemi Covid-19 (virus Corona).

Pedagang juga berharap pelaksanaan PPKM segera berakhir, dan tempat wisata Makam Bung Karno dibuka kembali. 

"Karena sekarang momen 17 Agustus, kami memasang bendera merah putih sebagai bentuk optimisme. Kita tidak boleh menyerah karena pandemi," kata salah satu pedagang, M Mursito yang akrab disapa Mat Blangkon. 

Selain bendera merah putih, pedagang juga menempel poster yang berisi tulisan menggambarkan optimisme pedagang dalam menghadapi pandemi di depan kios yang tutup. 

Salah satu bunyi tulisan di poster, yaitu, 'Jangan Menyerah Karena Corona, Indonesia Merdeka 76 Tahun'. 

Mursito mengatakan, kawasan wisata Makam Bung Karno ditutup sejak pemberlakuan PPKM Darurat dan PPKM Level 4 mulai 3 Juli 2021 lalu.

Para pedagang di pintu keluar wisata Makam Bung Karno paling terdampak dengan penutupan tempat wisata tersebut. 

Baca juga: Gelar Cangkrukan Blitar Keren Bersama Sandiaga Uno, Santoso Ingin Pariwisata Kota Blitar Bangkit

Sebab, para pedagang di pintu keluar mengandalkan pembeli dari pengunjung wisata Makam Bung Karno

"Kami berharap Makam Bung Karno bisa dibuka lagi dan pariwisata kembali bangkit. Selama penutupan ini otomatis kami tidak mendapat penghasilan," ujarnya. 

Dikatakannya, selama penutupan wisata Makam Bung Karno, pedagang mendapat bantuan sembako dari Pemkot Blitar. 

Pemkot Blitar juga membebaskan uang sewa kios selama dua bulan, yaitu, Juli-Agustus 2021.

"Sudah ada bantuan beras dari pemerintah selama penutupan wisata Makam Bung Karno. Tapi, kami berharap tempat wisata bisa buka kembali," ujarnya. 

Mursito berjanji para pedagang patuh menerapkan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 jika wisata Makam Bung Karno dibuka kembali. 

"Kami akan mengikuti imbauan pemerintah terkait penerapan protokol kesehatan di tempat berjualan," katanya.

Harapan sama juga diungkapkan pedagang lain, Panut. Dia berharap wisata Makam Bung Karno bisa buka kembali. 

"Harapannya, wisata Makam Bung Karno dibuka lagi. Para pedagang bisa berjualan kembali," katanya.

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved