Breaking News:

Berita Banyuwangi

Warga Isolasi Mandiri Banyuwangi Dijemput Secara Humanis Menuju Isolasi Terpusat

Untuk menekan risiko Covid-19, Satgas Banyuwangi menjemput warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman) menuju isolasi terpusat (isoter).  

Penulis: Haorrahman | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/haorrahman
Penjemputan warga isoman di Banyuwangi dilakukan oleh tim Covid-19 Hunter yang terdiri dari Polisi, TNI dan Dinas Kesehatan. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Haorrahman

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Untuk menekan risiko Covid-19, Satgas Banyuwangi menjemput warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman) menuju isolasi terpusat (isoter).  

Tercatat ratusan warga yang melakukan isoman dijemput untuk karantina terpusat yang terdapat di beberapa kecamatan dan Gedung Diklat ASN Kecamatan Licin. 

Penjemputan warga isoman ini dilakukan oleh tim Covid-19 Hunter yang terdiri dari Polisi, TNI dan Dinas Kesehatan dengan pendekatan yang humanis. 

"Kami mobilisasi warga isoman ke isoter. Kami beri pemahaman secara humanis kepada mereka," kata Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko, Rabu (11/8/2021). 

Petugas melakukan penjemputan terhadap para warga yang isoman di beberapa wilayah, dan diberi penjelasan untuk melakukan isolasi terpusat, agar penularan Covid-19 bisa ditekan. 

Eko menambahkan terdapat beberapa kasus  meninggal karena pasien karena terlambat dirujuk ke RS saat menjalani isolasi mandiri. "Untuk itu kami minta warga yang isoman bisa pindah ke isoter agar lebih mudah pengawasannya," kata Dandim yang juga Wakil Ketua Satgas Banyuwangi. 

Dia menambahkan, kegiatan mobilisasi warga isoman diharapkan dapat memberikan kesehatan lingkungan. Babinsa dan Bhabinkamtibmas berupaya maksimal memberikan pemahaman kepada warga isoman. 

Jika ada penolakan, kata Eko, pihaknya tidak serta merta membawa yang bersangkutan untuk melakukan isolasi terpusat

"Tentu kita beri pemahaman terlebih dahulu agar mereka mau. Kita jemput kemudian kita bawa menggunakan kendaraan yang sudah kita sediakan," tambahnya

Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu menambahkan, fasilitas lokasi isolasi terpusat sudah sangat memadai untuk perawatan warga yang terpapar Covid-19. Mulai tempat tidur yang bersih dan obat-obatan. 

"Ada juga dokter yang memantau 24 jam penuh bagi warga yang isoter, sehingga perkembangan kesehatan bisa lebih terjaga," kata Nasrun.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved