Breaking News:

Berita Trenggalek

Pemkab Trenggalek Distribusikan Alat Pendukung Penanganan Covid-19 untuk Kawasan Mikro Lockdown

Pemkab Trenggalek distribusikan alat pendukung penanganan Covid-19 bantuan Pemprov Jatim untuk kawasan yang jalankan mikro lockdown.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Aflahul Abidin
Penyerahan bantuan alat pendukung penanganan Covid-19 (virus Corona) untuk daerah mikro lockdown dan Kampung Tangguh Semeru di Mapolres Trenggalek, Kamis (12/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Pemerintah Kabupaten Trenggalek mulai mendistribusikan alat pendukung penanganan Covid-19 (virus Corona) ke kawasan-kawasan yang menjalankan mikro lockdown di wilayahnya, Kamis (12/8/2021).

Bantuan alat pendukung itu meliputi sarana cuci tangan, peralatan disinfektan, dan alat pelindung diri (APD) untuk Satgas Covid-19 di tingkat desa.

Bantuan itu berasal dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Bantuan diserahkan ke perwakilan satgas desa penerima di halaman Mapolres Trenggalek.

Selain daerah yang menjalankan mikro lockdown, bantuan alat-alat juga diserahkan ke desa yang menjadi Kampung Tangguh Semeru.

Wakil Bupati Trenggalek, Syah M Natanegara menyampaikan terima kasih kepada pemprov yang telah menyalurkan bantuan dalam bentuk hibah tersebut.

“Ini adalah alat yang akan membantu melindungi petugas tiga pilar yang bertugas di wilayah rawan,” kata Syah.

Selain menyalurkan bantuan hibah itu, Forkopimda Trenggalek juga melepas petugas khusus untuk melacak kasus Covid-19.

Baca juga: Jalur Lintas Selatan Tulungagung-Trenggalek Sudah Tembus, Namun Baru Tuntas 2023

Petugas khusus ini dibentuk untuk meningkatkan pengetesan dan pelacakan kasus yang diakibatkan oleh virus Corona. Tim petugas terdiri dari tiga pilar di tingkat desa dan tenaga kesehatan.

Syah berharap, masifnya pelacakan dan pengetesan akan berdampak positif terhadap penanganan Covid-19. Terutama untuk meminimalisir risiko kefatalan akibat telatnya penanganan.

Ia juga meminta kepada masyarakat agar tidak takut ketika dites Covid-19.

“Penyakit ini bukan momok yang menakutkan. Lebih baik diketahui lebih awal, sehingga dapat segera ditangani dan dapat terhindar dari gejala klinis yang lebih parah,” tutur dia.

Kapolres Trenggalek, AKBP Dwiasi Wiyatputera berharap, sarana pendukung yang disalurkan bisa lebih melindungi petugas yang ada di lokasi mikro lockdown dan Kampung Tangguh Semeru.

“Sehingga dengan sarana pendukung ini, petugas bisa lebih maksimal. Apabila ada yang diketahui terdampak, tiga pilar dan nakes (tenaga kesehatan) bisa segera melakukan upaya pencegahan lebih awal,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved