Breaking News:

Berita Sampang

Alasan Pelaku Ajak Istri Untuk membobol Perusahaan Tempat Kerjanya di Sampang Untuk Hilangkan Jejak

Terkuak alasan Pasutri di Kabupaten Sampang, Madura mencuri sejumlah barang elektronik di perusahaannya bekerja

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Samsul Arifin
Tribun Jatim Network
Tersangka, Mohammad Werdi (25) dan Sibah (22) saat diamankan di Mapolres Sampang, Madura. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Hanggara Pratama

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Terkuak alasan Pasutri di Kabupaten Sampang, Madura mencuri sejumlah barang di PT. WJS (Wahyu Jaya Sejat) hingga belasan juta berawal dari ingin menghilangkan barang bukti.

Pasutri itu merupakan Mohammad Werdi (25) dan Sibah (22 th) warga Desa Majangan, Kecamatan Jrengik, Sampang.

Berdasarkan interogasi yang dilakukan pihak kepolisian setempat, tersangka (Mohammad Werdi) yang tidak lain adalah karyawan di PT tersebut sebelumnya telah mengambil sebuah handphone milik salah satu karyawan lainnya.

Baca juga: Pasutri di Sampang Kompak Bobol Kantor Perusahaan Bawa Lari Barang Elektronik

Kasatreskrim Polres Sampang, AKP Sudaryanto menjelaskan, peristiwa pencurian itu bermula saat handphone salah satu pekerja hilang. 

Melalui grup percakapan WhatsApp (WA), salah satu pekerja mengatakan kalau tidak ada yang mengaku, maka keesokan harinya akan dilihat di rekaman CCTV yang berada di sekitaran kantor.

“Karena takut tindakannya diketahui pemilik PT dan rekan-rekan kerjanya, Mohammad Werdi bersama istrinya mendatangi kantor dengan maksud menghilangkan barang bukti berupa rekaman CCTV,” ujarnya.

Ia menambahkan, tersangka Mohammad Werdi mengira apabila sudah merusak kamera CCTV dan mengambil komputer yang digunakan monitor CCTV, tindakannya saat mencuri handphone tidak akan diketahui siapapun.

Ternyata, saat tersangka beraksi, masih ada satu kamera CCTV yang tidak diketahui keberadaannya oleh tersangka.

Kondisinya masih menyala, bahkan CCTV itu tersambung ke mesin Digital Video Recorder (DVR) yang berada ditempat rahasia.

“Jadi CCTV tersebut merekam gerak-gerik tersangka, mulai memecahkan kaca kantor sampai keluar kantor dengan membawa hasil kejahatannya," terangnya. 

Sehingga, saat proses penyelidikan dilakukan, Pasutri berhasil diamankan setelah personil Buser Satreskrim Polres Sampang melihat rekaman CCTV tersebut.

Untuk diketahui, kedua tersangka beraksi pada Sabtu (14/8/2021) sekitar 04.30 WIB dan berhasil membawa sejumlah barang berharga.

Kemudian membuat pemilik PT yang berlokasi di Jalan Raya Desa Panyepen, Kecamatan Jrengik, Sampang tersebut, mengalami kerugian Rp. 11 juta.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved