Berita Persebaya Surabaya
Innalillahi, Tokoh Persebaya Surabaya Mohammad Barmen Meninggal Dunia
Salah satu tokoh besar Persebaya Surabaya sekaligus pembina klub PS Assyaabab, Mohammad Barmen tutup usia di Surabaya, Selasa (17/8/2021).
Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Taufiqur Rohman
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kabar duka datang menyelimuti dunia persepakbolaan Indonesia.
Salah satu tokoh besar Persebaya Surabaya sekaligus pembina klub PS Assyaabab, Mohammad Barmen tutup usia di Surabaya, Selasa (17/8/2021).
Pria yang akrab disapa sebagai Bang Moh menghembuskan nafas terakhirnya di usia 86 tahun.
Satu persatu pelayat mendatangi rumah duka, Jalan KH Mas Mansyur Nomor 120, Kecamatan Pabean.
Mulai dari tetangga, kerabat dekat, hingga beberapa teman duduk menunggu prosesi pemakaman.
Romdhon, Sekretaris Klub Sepak Bola Assyabaab, mengatakan, Bang Moh meninggal pada jam setengah 10 pagi. Informasi yang dia dapat, Bang Moh wafat karena sakit.
Baca juga: Lionel Messi Gabung, PSG Langsung Tuai Berkah, Kostum La Pulga Terjual 150 Ribu Buah dalam 7 Menit
"Beliau sampai sekarang Bang Moh tidak ada duanya. Bang Moh murni berkecimpung di dunia sepak bola," ujarnya di lokasi.
Menurutnya, kecintaan Bang Moh semata mata hanya untuk sepak bola.
Soal masalah pragmatisme selama ini, Bang Moh mendedikasikan curahan hati dan pikirannya demi kemajuan sepak bola.
"Bukan hanya sepak bola Surabaya, tapi juga Jawa Timur, bahkan nasional. Bang Moh ini punya pikiran bagaimana sepak bola menjadi sebuah hal yang dibanggakan bersama sama," tuturnya.
"Luar biasa dedikasinya di bola. Kami tempatkan beliau sebagai tokoh, seorang bapak, dan seorang pengayom di klub Assyabab," sambungnya.
Rencananya, Bang Moh dimakamkan di Pegirian. Romdhon yang sudah kenal dengan Bang Moh lebih dari 15 tahun, mempunyai kesan yang begitu mendalam.
Baca juga: Maverick Vinales Gabung Aprilia, Aleix Espargaro Beri Sambutan Hangat: Saatnya Membuat Sejarah
"Di Persebaya juga betul betul mempunyai sumbangsih. Seperti pantun Tali Layangan. Ketika beliau mengucapkan itu, para pemain menjadi percaya diri, bahkan lebih ngeyel ketika di lapangan. Luar biasa sumbangsih bagi Nasional," ucapnya.
Romdhon berharap semoga keluarga yang ditinggalkan mendapat ketabahan. Bang Moh diberikan tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Insyaallah beliau khusnul khotimah. Bang Moh bukan hanya mencurahkan pikirannya. Tapi jiwa sosialnya juga luar biasa," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/tokoh-persebaya-surabaya-mohammad-barmen-dan-jacksen-f-tiago.jpg)