Berita Jatim

Ragam Kopi Indonesia Unjuk Gigi di Chicago, Ada Sampel Kopi Asal Gunung Raung Banyuwangi

Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago tengah menginisiasi penguatan eksistensi kopi Indonesia di Negeri Paman Sam melalui pendekatan dialog

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Ragam biji kopi Indonesia dipamerkan kepada penikmat kopi Indonesia di Chicago. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Chicago tengah menginisiasi penguatan eksistensi kopi Indonesia di Negeri Paman Sam melalui pendekatan dialog dengan stakeholders kopi di Chicago, Amerika Serikat (AS).

Pendekatan dialog diharapkan dapat
membangun komunikasi dua arah antara produsen/eksportir Indonesia dan buyers di AS, sehingga dapat ditemukan kecocokan antara varietas kopi yang ditawarkan Indonesia dan kebutuhan pasar kopi di AS.

“Dengan adanya dialog antara produsen, yakni antara eksportir Indonesia dan buyers AS, hubungan di antara kedua pihak diharapkan dapat terbangun sehingga kopi Indonesia dapat lebih dikenal.

Bahkan, strategi ini juga diharapkan dapat pula mendorong kinerja ekspor kopi Indonesia ke AS,” ungkap Kepala ITPC Chicago, Iska Huberta Sinurat. Sabtu (21/8/21).

Menurut Iska, pendekatan ke pasar kopi AS melalui dialog dapat berdampak positif untuk jangka panjang.

"Kemitraan yang dibangun bersama para pemangku kepentingan seperti roasters, pemilik kafe, hingga pelaku kopi akan saling mendukung dalam membangun bisnis masing-masing.

Selain itu, hubungan kemitraan tersebut juga dapat membantu menyikapi krisis harga dan isu keberlangsungan kopi," terangnya.

Iska menambahkan, sebagai langkah awal membangun dialog sendiri, sebelumnya, ITPC Chicago telah meluncurkan proyek percontohan yang diberi nama ‘Indonesia Coffee Diaspora’ pada 15 Juli 2021 di Chicago.

Baca juga: Rektor Unesa Ungkapan Rasa Kehilangan Mendalami Atas Wafatnya Budi Darma

Iska menjelaskan, dalam proyek ‘Indonesia Coffee Diaspora’ itu berbagai kegiatan yang digelar yaitu pameran mini, seminar, sesi cupping kopi, dan penjajakan bisnis (business matching) dan dihadiri sebanyak 27 peserta dari roastery, kafe, dan perusahaan AS yang bergerak di sektor kopi.

Adapun, sejumlah sampel kopi yang ditampilkan antara lain indikasi geografis Gayo, Mandailing, Jawa Prenger, Jawa Ijen (Ijen Raung), Bali Kintamani, Flores Bajawa, dan Toraja yang berasal dari koperasi dan pemasok perorangan.

Sedangkan untuk sampel kopi yang lolos adalah kopi yang punya skor di atas 80, sesuai standar kopi specialty dari asosiasi kopi specialty (Specialty Coffee Association/SCA), serta tidak memiliki cacat minor maupun mayor.

"Proyek itu dibangun karena sebagian besar peserta lokal belum pernah ke Indonesia.

Maka, dalam proyek itu pula, para peserta berbagi cerita tentang varietas kopi yang disukai pasar AS, kemudian ITPC Chicago juga berbagi cerita tentang varietas kopi asal Indonesia yang tujuannya agar dapat menarik perhatian konsumen AS," pungkasnya.

Kumpulan berita Jatim terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved