Breaking News:

Berita Madura

Sambangi Lansia Sebatang Kara dan Sakit, Bupati Bangkalan Perintahkan Dinsos Bawa ke Rumah Sakit

Sambangi lansia sebatang kara dan tengah sakit, Bupati Bangkalan Ra Latif perintahkan Dinas Sosial untuk membawa ke rumah sakit.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Ahmad Faisol
Sri Ermiati (82), ibu sebatang kara di Bangkalan, disambangi Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron, Senin (23/8/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Sri Ermiati (82) hanya bisa menatap haru wajah Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) yang duduk di sampingnya, Senin (23/8/2021).

Gerakan tangan kanannya yang lemah tampak seolah ingin meraih dan merangkul Ra Latif, namun ia tidak berdaya.

“Semoga diberi umur panjang, banyak rezeki bapak,” ungkap Ermi dengan suara yang masih terdengar jelas, kendati tubuhnya lemah.

Mendengar ungkapan doa itu, Ra Latif menghela napas panjang sambil mengucapkan ‘Aamiin’.

Ia kemudian memerintahkan Tim Koordinasi Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bangkalan membawa Ermiati ke RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan.

“Segera diagnosa apa yang diderita Ibu Ermiati, tentu semua pembiayaan menjadi tanggung jawab pemerintah daerah,” tegas Ra latif.

Dalam kesempatan tersebut, Ra Latif didampingi Kepala Dinsos Kabupaten Bangkalan, Wibagio Suharta, Kasi Perlindungan Anak dan Lansia Dinsos Bangkalan, Nurul Fausiyah, pihak Kelurahan Kraton, serta jajaran Dewan Kesehatan Rakyat Bangkalan.

Kehadiran para pemangku kebijakan di lingkungan Pemkab Bangkalan itu memenuhi sepetak kamar kontrakan berukuran sekitar 5 x 6 meter. Ermiati tidur dan memasak di kamar tersebut, tampak sejumlah peralatan dapur dibiarkan tidak tertata.

Baca juga: Kabupaten Bangkalan Bebas dari Zona Merah Covid-19, Angka Vaksinasi Meningkat

“Ada warga tidak mampu, bertetangga dengan Pendopo Agung yang hidupnya sebatang kara, dalam kondisi sakit, dan membutuhkan bantuan,” pungkas Ra Latif.

Kasi Perlindungan Anak dan Lansia Dinsos Bangkalan, Nurul Fausiyah menambahkan, pihaknya akan membawa Ermiati ke rumah sakit, sekaligus membersihkan kamar kontrakannya.

“Sebelumnya beliau tidak mau karena takut ditempatkan di panti jompo. Namun akhirnya bersedia, besok pukul 07.00 WIB pagi kami bawa ke rumah sakit setelah kami bantu untuk memandikan,” kata Nurul kepada TribunJatim.com.

Sehari sebelumya, Tim Koordinasi Dinsos Kabupaten Bangkalan terlebih dulu mendatangi kamar kontrakan Ermiati. Itu dilakukan menindaklanjuti laporan masyarakat terkait kondisi Ermiati.

“Ia bercerita jika suaminya telah lama meninggal, sedangkan anak-anaknya berada di luar negeri. Untuk biaya kontrakan, semua dibayar salah satu keponakannya,” pungkas mantan Lurah Mlajah itu.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved