Breaking News:

Berita Banyuwangi

Dalam Sepekan, 234 Pasien Covid-19 di Banyuwangi yang Jalani Isolasi Mandiri Dipindahkan ke Isoter

Dalam waktu sepekan, ada 234 pasien Covid-19 di Banyuwangi yang jalani isolasi mandiri dipindahkan ke tempat isolasi terpusat (isoter).

Penulis: Haorrahman | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Satgas Covid-19 Banyuwangi memantau pelaksanaan pemindahan warga positif Covid-19 yang isoman ke isoter, Agustus 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Haorrahman

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi bergerak cepat memindahkan warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman) menuju fasilitas isolasi terpusat (isoter).

Dalam sepekan, sejak 17 hingga 24 Agustus 2021, 234 warga isoman telah dipindahkan ke lokasi isoter

Saat ini berdasarkan data, terdapat 133 warga yang masih melakukan isoman. 

"Secara bertahap kami pindahkan warga yang isoman menuju lokasi isoter. Kami pindahkan dengan pendekatan persuasif," kata Dandim 0825 Banyuwangi, Letkol (Inf) Yuli Eko Purwanto, Rabu (25/8/2021). 

“Saya minta satgas kecamatan untuk secara persuasif mangajak warga yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah, agar dipindahkan ke isoter. Lakukan pendekatan yang baik, beri penjelasan bahwa ini untuk menghindari risiko yang lebih berat, seperti keterlambatan penanganan medis,” tambah Dandim yang juga Wakil Ketua Satgas Banyuwangi itu.

Di Banyuwangi terdapat 23 fasilitas isolasi terpusat yang tersebar di berbagai kecamatan.

Selain yang ada di kecamatan-kecamatan, Banyuwangi juga memiliki tempat isolasi terpusat tingkat kabupaten, yaitu di Balai Diklat ASN yang berkapasitas 130 pasien, dan bisa dikembangkan hingga 150 pasien.

Baca juga: Agar Naik Kelas, Ratusan Warung di Banyuwangi Kembali Dapat Kucuran Bantuan Dana

“Selain menekan potensi penularan, isolasi terpusat juga memudahkan tenaga medis dalam melakukan penanganan pasien untuk mempercepat pemulihan sekaligus bisa mengurangi risiko keparahan pasien,” kata Eko. 

Eko menambahkan, Satgas Covid-19 di tingkat desa maupun kecamatan juga terus meningkatkan fasilitas isoter di lingkupnya.

“Kesiapannya terus kami tingkatkan, termasuk soal vitamin, obat, bed, oxymeter, makanan sehari-hari, kami cek terus,” pungkas Eko.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved