Breaking News:

Berita Kediri

Bupati Kediri Kucurkan Bantuan Rp 2,9 Juta untuk Peternak Terdampak Pandemi Covid-19

Bupati Hanindhito Himawan Pramana bagikan stimulus bantuan 2,9 juta untuk 1.889 peternak di Kabupaten Kediri yang terdampak pandemi Covid-19.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Ndaru Wijayanto
surya/farid mukarrom
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat menyerahkan bantuan di Desa Sidorejo Kecamatan Pare Kabupaten Kediri Rabu (1/9/2021) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Farid Mukarrom

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Bupati Hanindhito Himawan Pramana bagikan stimulus bantuan Rp 2,9 juta untuk 1.889 peternak di Kabupaten Kediri yang terdampak pandemi Covid-19.

Program yang diluncurkan Mas Dhito sapaan akrabnya ini bertujuan sebagai langkah mengurangi beban masyarakat khususnya peternak di Kabupaten Kediri.

Dalam pembagian ini Mas Dhito ikut hadir langsung dalam acara pembagian stimulus untuk peternak yang terdampak.

Agenda tersebut dilaksanakan di Dusun Purwoharjo, Desa Sidorejo, Kecamatan Pare pada Rabu (1/9/2021) siang.

Secara seremonial, menghadirkan 10 peternak yang menerima bantuan stimulus ini. Total 1.889 peternak se-Kabupaten Kediri yang terdampak di masa pandemi Covid-19.

Saat diwawancarai kepada awak media, Mas Dhito menyampaikan total ada bantuan stimulus yang dikucurkan Pemkab Kediri kurang lebih Rp 5.5 miliar selama setahun ini. 

"Masing-masing peternak menerima bantuan Rp. 2,9 juta. Hal ini merupakan salah satu bentuk bantuan yang sangat berguna bagi para peternak," ungkapnya.

 “Sedikit membantu paling tidak kesulitan para peternak di tengah pandemi sekarang ini,” imbuh Putra Menseskab Pramono Anung.

Mas Dhito sendiri berharap agar para penerima manfaat ini tidak mengalami kesulitan secara berlanjut. 

“Saya berharap tidak berlanjut karena apa kalau tidak berlanjut, artinya peternak tidak ada persoalan dan kalau berlanjut berarti kan peternak kami mengalami kesulitan,” tuturnya.

Selain itu para peternak juga menanggapi positif dengan adanya bantuan stimulus yang diberikan oleh Mas Dhito.

"Alhamdulillah seperti setetes air yang jatuh di gurun pasir" ungkap Bernadi Setiawan salah satu perwakilan peternak bebek.

"Baru ini ada bantuan dari pemerintah, selama ini kami tidak pernah mendapat bantuan" tambah peternak asal desa Gayam kecamatan Gurah tersebut dalam mengungkapkan kesulitanya selama pandemi. 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved