Breaking News:

Berita Madura

Nol Kasus Kematian Covid-19 Selama Sepekan, Bangkalan Menuju PPKM Level 2

Nol kasus kematian akibat Covid-19 selama sepekan, Kabupaten Bangkalan Madura bersiap menuju PPKM Level 2.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Dwi Prastika
Freepik
ILUSTRASI Virus Corona - Nol Kasus Kematian Covid-19 Selama Sepekan, Bangkalan Menuju PPKM Level 2 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Kabupaten Bangkalan mulai melepaskan diri dari cengkeraman Covid-19 setelah sempat terjerembab dalam kubangan zona merah akibat lonjakan kasus positif Covid-19 hingga tingginya angka kematian selama periode Juni-Juli 2021.

Bahkan Bangkalan kini tengah bersiap menuju Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 2 setelah nol angka kematian selama sepekan terakhir.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan, Sudiyo mengungkapkan, sebenarnya kasus angka kematian Covid-19 di Bangkalan telah lama kosong. Namun kemunculan angka 3, 4, dan 5 kasus kematian sepekan sebelumnya merupakan sisa dari kasus kematian yang baru valid teridentifikasi alamatnya.

“Sebenarnya hampir tiga minggu Bangkalan nol kematian. Mudah-mudahan minggu depan sudah turun di Level 2. Kita hanya ketarik aglomerasi dari Sidoarjo, Surabaya, dan Gresik,” ungkap Sudiyo kepada Tribun Jatim Network, Minggu (5/9/2021).

Nol kasus angka kematian selama sepekan terakhir terangkum dalam Status Terkini Covid-19 Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan periode 1-5 September 2021.

Bahkan dalam tiga hari terakhir, 3-5 September 2021, dari total 20 kasus baru atau penularan tidak satupun dinyatakan bergejala.

Baca juga: Diduga Sopir Mengantuk, 6 Truk di Bangkalan Saling Seruduk, Dua Orang Tewas, Satu Menghilang

Hingga Minggu (5/9/2021), kasus aktif atau belum sembuh Covid-19 menyisakan 70 orang. Dengan rincian 14 orang menjalani isolasi mandiri di rumah, 2 orang lainnya isolasi di gedung karantina Balai Diklat, dan 3 orang sisanya menjalani perawatan di RSUD Syarifah Ambami Rato Ebu Bangkalan.

Sedangkan 51 orang lainnya, 7 orang di antaranya dirawat di rumah sakit rujukan di Surabaya, 33 orang di rumah sakit darurat di Surabaya, dan 11 orang lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah masing-masing di Surabaya.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved