Breaking News:

Berita Madura

Madura Menyisakan Kabupaten Bangkalan di PPKM Level 3, Bupati Ra Latif Genjot 11 Ribu Dosis Vaksin

Pembatasan aktivitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19 melalui PPKM di wilayah Jawa-Bali terus berlanjut mulai 7-13 September 2021

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sofyan Arif Candra
Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) bersama Forkopimda Kabupaten Bangkalan membagikan masker di sela-sela gelaran Vaksinasi Serentak di Ponpes Nurul Kholil, Kelurahan Demangan, Kecamatan Kota, Selasa (7/9/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Pembatasan aktivitas masyarakat di tengah pandemi Covid-19 melalui PPKM di wilayah Jawa-Bali terus berlanjut mulai 7-13 September 2021.

Pada periode kali ini, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan menyebutkan, terjadi pergeseran status level di sejumlah kabupaten/kota di Jawa- Bali.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan, PPKM Level 4 di Jawa Timur menyisakan dua kabupaten; Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Magetan.  Sebanyak 21 kabupaten/kota berada di Level 3 meliputi Kabupaten Blitar, Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Madiun.

Dianjutkan Kabupaten Lumajang, Kota Blitar, Kota Surabaya, Kota Probolinggo, Kota Mojokerto, Kota Malang, Kota Madiun, Kota Kediri, Kabupaten Jombang, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Malang, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Gresik, Kabupaten Bangkalan.

Bangkalan menjadi satu-satunya kabupaten di Pulau Madura yang tertahan di Level 3. Sedangkan 3 kabupaten lainnya; Sampang, Pamekasan, dan Sumenep berada di Level 2 bersama Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Tuban, Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Pasuruan, Kota Pasuruan, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Bojonegoro.

Baca juga: Serapan Vaksin di Tuban Capai 30 Persen, Bupati Lindra Ungkap Kendala Kesediaan Dosis

Vaksinasi Serentak pun digeber Pemkab Bangkalan bersama TNI/Polri di beberapa pesantren dan rumah ibadah dengan sasaran santri. Seperti gelaran vaksinasi yang dipantau Bupati Bangkalan, R Abdul Latif Amin Imron (Ra Latif) bersama Forkopimda Kabupaten Bangkalan di Ponpes Nurul Kholil, Kelurahan Demangan, Kecamatan Kota, Selasa (7/9/2021).

“Pemkab Bangkalan mendorong pencapaian vaksin. Hari ini vaksinasi serentak di pondok pesantren dengan sasaran para santri. Vaksinasi juga kami targetkan dengan sasaran pelajar dan masyarakat umum. Kami siapkan 11 ribu dosis vaksin,” ungkap Ra Latif.

Ra Latif mengimbau masyarakat segera memanfaatkan vaksinasi karena stok vaksin hingga saat ini masih banyak. Dalam hal ini, Pemkab Bangkalan menggandeng Polres Bangkalan dan Kodim 0829 terkait pelaksanaan Vaksinasi Serentak dan penyediaan 11 ribu dosis vaksin.

Bersama rombongan Forkompida Kabupaten Bangkalan, Ra Latif kemudian bergeser memantau pelaksanaan vaksinasi di Desa Sendang Dajah, Kecamatan Labang. Ia dibuat kaget karena dari 200 target sasaran membengkak menjadi 500 orang.

“Kesadaran masyarakat terkait pentingnya vaksinasi semakin tinggi. Saya berharap antusias ini bisa menular kepada masyarakat lain yang berlum bervaksin, karena vaksin ini aman, halal, dan menyehatkan,” pungkas Ra Latif yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan.

Kapolres sekaligus Wakil Ketua Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangkalan, AKBP Alith Alarino menjelaskan, program vaksinasi di semua pondok pesantren menargetkan sekitar 3.000 santri. Sedangkan untuk vaksinasi di pesantren dan rumah ibadah disiapkan sejumlah 5.000 dosis.

“Kegiatan ini menjadi perhatian secara virtual oleh Bapak Presiden Joko Widodo,” singkatnya. (edo/ahmad faisol)

Kumpulan berita Madura terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved