Breaking News:

Berita Banyuwangi

Setelah Pulau Merah, EcoRanger Dampingi Nelayan Pancer Banyuwangi Kelola Sampah Laut

Setelah Pulau Merah, EcoRanger kini mulai mendampingi nelayan Pantai Pancer Banyuwangi untuk mengelola sampah laut.

Penulis: Haorrahman | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah saat peresmian program Fishing For Litter (FFL/mengambil sampah di laut) pada 7 September 2021. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Haorrahman

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Setelah melakukan pendampingan pengolahan sampah laut di Pantai Pulau Merah, kini Non-Governmental Organization (NGO) lingkungan hidup, Greenation bersama nelayan mengelola sampah laut di Pantai Pancer Banyuwangi.

Greenation merupakan organisasi lingkungan hidup non profit yang fokus pada isu pengelolaan sampah, utamanya sampah anorganik laut, yang bermaskas di Bandung.

Dalam mengelola sampah laut, mereka membentuk EcoRanger yang di dalamnya terdiri dari 15 aktivis lingkungan.  

“Terima kasih kepada tim Ecoranger yang terus berkomitmen melakukan pendampingan pengelolaan sampah laut di Banyuwangi. Setelah di Pulau Merah, kini mereka bergeser mendampingi nelayan Pancer. Kami turut senang banyak pihak yang terus mendukung upaya Banyuwangi mengurangi sampah laut,” kata Wakil Bupati Banyuwangi Sugirah, Minggu (12/9/2021).

Wabup Sugirah sendiri, sebelumnya hadir dalam peresmian program Fishing For Litter (FFL) (mengambil sampah di laut) pada 7 September 2021 lalu. Program tersebut diresmikan Project Coordinator Greenation Foundation, Nur Almira Rahardian, di Kantor Instalasi Pelabuhan Perikanan Pantai (IPPP) Pancer, Kecamatan Pesanggaran.

“Saya salut dengan komitmen mereka yang tinggi terhadap masalah persampahan laut. Kita berharap dengan berkurangnya sampah, ekosistem laut tetap terjaga, sehingga produksi ikan di laut Banyuwangi melimpah,” kata Sugirah.  

EcoRanger sendiri telah melakukan program pengelolaan sampah di kawasan destinasi wisata Pulau Merah dengan melibatkan masyarakat setempat sejak 2018 hingga sekarang. Setelah dua tahun berkiprah, kini mereka mulai mengajak nelayan Pantai Pancer untuk terlibat dalam upaya pembersihan laut.

“Ini merupakan upaya mengurangi sampah plastik di laut dan pesisir dengan memberdayakan nelayan. Pancer menjadi pilot project karena di daerah ini sudah ada kelompok nelayan yang memulai aktivitas FFL. Jadi kami ingin memperkuat pemberdayaannya,” kata Almira.

Dalam pelaksanaannya, tim EcoRanger Banyuwangi membina 60 nelayan di Dusun Pancer untuk mengelola sampah. Mulai dari mengajak mereka mengambil dan meminimalisir sampah di laut hingga memilahnya saat di darat.  

Baca juga: Banyuwangi Turun ke PPKM Level 2, Satgas Covid-19 Bahas Aturan Rumah Ibadah dengan Tokoh Agama

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved