Breaking News:

Berita Surabaya

Ada Gangguan Internet, Sejumlah CPNS di Surabaya Tunda Tes 20 Menit

Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bagi calon pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya mulai dilakukan, Senin (20/9/2021). Pada hari pertama

Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Bobby Constantine Koloway
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bagi calon pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya, Senin (20/9/2021). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine Koloway

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bagi calon pegawai di lingkungan Pemkot Surabaya mulai dilakukan, Senin (20/9/2021). Pada hari pertama penyelenggaraan seleksi menggunakan Computer Assisted Test (CAT) ini, sempat diwarnai gangguan internet

Gangguan ini di antaranya dialami oleh Satria. "Sistem error sekitar 20 menit. Akibatnya, yang lain sudah mulai, saya belum," kata Satria dikonfirmasi usai tes yang berlangsung di Gelora Pancasila ini. 

"Gangguan) ini juga ngaruh ke mental juga ya. Tambah deg degan," kata pria yang mendaftar di formasi dokter umum di salah satu Puskesmas di Surabaya ini. 

Total, ada 1.417 orang yang mengikuti seleksi CPNS dan PPPK di lingkungan Pemkot Surabaya. Jumlah tersebut dibagi 4 hari (Senin-Kamis), yang tiap harinya dibagi dalam 3 kali sesi (masing-masing seksi diikuti 150 peserta). 

Dalam seksi pertama tersebut, Satria bersama 149 orang CPNS lainnya mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Karena sempat terkendala jaringan, Satria dan beberapa orang lainnya terlihat keluar paling akhir. 

Baca juga: Dukung Potensi Wisata Desa Ranupane, Jalur Masuk dari Senduro Diperlebar

Meskipun tak semua komputer mengalami gangguan jaringan, namun ini menjadi atensi dari Pemkot Surabaya. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun ikut meninjau lokasi tes. 

Sekali pun demikian, pihaknya memastikan bahwa tiap peserta memiliki hak yang sama. Waktu yang diberikan untuk mengerjakan soal pun tak akan berkurang meski terganggu jaringan. 

"Waktu pengerjaan akan dimulai dari awal, dihitung dari yang bersangkutan login kembali. Sehingga, kami pastikan hak yang bersangkutan juga sama dengan peserta lain," katanya.

Ia menjelaskan, jaringan dan teknis seleksi hingga soal menjadi kewenangan pemerintah pusat. Pemkot hanya menyediakan fasilitas tempat dan petugas saja. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved