Breaking News:

Berita Surabaya

PPKM Surabaya Level 1, Pasangan Calon Pengantin Mulai Pasang Jadwal Pernikahan

Di tengah kondisi Kota Surabaya memasuki penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1, Kementerian Agama mengungkapkan

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Januar
depositphotos
ILUSTRASI Pernikahan di masa PKM Level 1 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Di tengah kondisi Kota Surabaya memasuki penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 1, Kementerian Agama mengungkapkan, sejumlah pasangan calon pengantin mulai memasang kembali jadwal pernikahan.

Hal tersebut dikarenakan para calon pengantin ini sempat membatalkan jadwal, lantaran lonjakan kasus penularan Covid -19 yang tinggi. Sehingga, Kota Pahlawan harus melakukan PPKM Level Darurat, Level 4, Level 3, hingga Level 2.

Muhammad Ali Faiq, Penyelenggara Zakat Wakaf sekaligus PLT Kasi Bimas Kemenag Kota Surabaya, memaparkan, pihaknya tengah meminta keterangan dari beberapa Kantor Urusan Agama (KUA) tentang pelaksanaan pernikahan.

"Jadi pelaksanaan pernikahan yang kemarin sempat direvisi memang ada yang menentukan jadwal pernikahan Kota Surabaya sudah level 1," ujarnya, Senin (20/9/2021).

Baca juga: Pelaku Pembacokan di Sampang Berhasil Diringkus Polres Sampang

Kendati demikian, pelaksanaanyan tetap mengacu kepada Peraturan Wali Kota Surabaya, mulai dari kapasitas tamu undangan, petugas maupun penghulu pernikahan, dan lain sebagainya. Ada 31 KUA di seluruh Kecamatan di Surabaya masih dimintai keterangan.

"Level berapapun kalau statusnya masih PPKM tetap antisipasi. Seperti sebelumnya wajib masker, menyediakan hand sanitizer, sesuai protokol kesehatan," tuturnya.

"Ada beberapa faktor selain melihat kondisi Surabaya level 1, mungkin ada masyarakat yang masih percaya dengan hari baik, bulan atau tanggal baik. Kemudian weton masing masing mempelai rata rata seperti itu," imbuhnya.

Faiq juga menghimbau kepada calon pengantin yang sudah mendaftar acara pernikahannya di KUA se Surabaya, mohon tetap menjaga standar protokol kesehatan, berapapun level PPKM belum menjadi jaminan.

"Berapapun levelnya kalau masih belum dinyatakan aman. Mudah mudahan Covid-19 di Indonesia khususnya Surabaya benar benar lenyap dan dapat beraktivitas normal kembali," tuntasnya.

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved