Breaking News:

Berita Madura

Maling 4 Kali Gondol Kabel PJU di Akses Wisata Religi Mbah Kholil Bangkalan

Kasus pencurian kabel penerangan jalan umum (PJU) di jalan  kembar, Desa Bilaporah, Kecamatan Socah yang menjadi akses menuju wisata religi Syaikhona

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Ahmad Faisol
Kasus pencurian kabel PJU kembali terulang hingga keempat kali, Selasa (28/9/2021) di jalan kembar yang berjarak ratusan meter dari Mapolres Bangkalan. Nampak bongkaran di median jalan kembar untuk mengambil kabel PJU yang tertanam 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Ahmad Faisol

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN – Kasus pencurian kabel penerangan jalan umum (PJU) di jalan  kembar, Desa Bilaporah, Kecamatan Socah yang menjadi akses menuju wisata religi Syaikhona Kholil atau Mbah Kholil terus berlanjut hingga empat kali. Padahal, lokasi kehilangan hanya beberapa ratus meter dari Mapolres Bangkalan.

Dugaan kasus pencurian kabel PJU yang ditanam di median jalan kembar itu terjadi pada Selasa (28/9/2021) dini hari. Hal itu disampaikan Agus Imam, warga di salah satu peruhaman tidak jauh dari akses yang dikenal dengan sebutan ‘Jalan Asmara’ itu.

“Tadi pagi ketika saya melintas, ada bekas kabel antar gawang yang sudah terpotong. Kemungkinan diambil sebelum pagi, ini adalah kejadian keempat. Kalau malam PJU mati, jalan gelap sekitar 600 meter. Sehingga warga takut untuk keluar rumah,” singkat Imam kepada Surya, Selasa malam.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan, Rusdi Hanzyah mengungkapkan, titik kehilangan kabel PJU terjadi hingga 9 gawang atau total sepanjang 450 meter selama Agustus-September 2021.

“Setiap gawang sejauh 50 meter. Kerugian berdasarkan data yang saya dapat dari Dinas PU dengan nilai penyusutanya senilai Rp 140 ribu per meter, tinggal mengalikan Rp 600 meter,” ungkap Rusdi kepada Surya.

Selain menimbulkan keresahan dan ketakutan warga untuk melintas, Rusdi juga mengaku trauma. Bahkan ketika Surya menghubunginya, ia mengaku kaget karena khawatir kehilangan kabel kembali terjadi.

“Kehilangan pertama sebelum 25 Agustus, kehilangan kedua saya lupa, kalau ketiga pada 6 September, sekarang hilang lagi. Begitu sampean menelpon, saya berpikir hilang lagi karena itu langsung menuju pinggir sungai untuk melihat situasi di jalan kembar,” jelasnya.

Ia menambahkan, sebelum kasus kehilangan yang terakhir ini dirinya telah membuat laporan secara tertulis. Sedangkan untuk kasus kehilangan kali ini dirinya hanya melaporkan secara lisan sekaligus meminta penguatan pengamanan kepada pihak kepolisian.

Baca juga: KPK Bawa Satu Koper Seusai Geledah Rumah Pribadi Plt Bupati Probolinggo

Sementara Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino menyatakan, dirinya belum menerima laporan terkait kasus kehilangan kabel PJU di jalan kembar yang menjadi akses menuju wisata religi Mbah Kholil.

“Belum ada laporan di saya. Sudah empat kali (kehilangan)?,” ungkap Alith dengan nada heran di hadapan awak media usai Konferensi Pers Hasil Operasi Tumpas Narkoba di Mapolres Bangkalan.

Ia menegaskan, pihak akan meningkatkan kegiatan preventif sekaligus meminta satuan kerja dari unit represif selalu terus melakukan penyelidikan. “Kami akan evaluasi satuan-satuan fungsi yang bekerja atau berdinas dalam tugas preventif, termasuk polseknya. Kami akan evaluasi terkait kejadian (kehilangan) lagi,” tegasnya. (edo/ahmad faisol)

Kumpulan berita Lamongan terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved