Liga Champions

Prediksi PSG Vs Man City: Hubungan Neymar dan Mbappe Retak, Messi Tak Dapat Jaminan Jadi Starter

Messi tak dapat jaminan jadi starter dalam duel PSG vs Man City. Di sisi lain, data menunjukkan Neymar dan Mbappe kian jarang bertukar operan.

Editor: Taufiqur Rohman
TWITTER.COM/OFICIALSALA12
Trio PSG yang terdiri dari Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Neymar dalam laga kontra Club Brugge 

TRIBUNJATIM.COM - Klub kaya raya asal Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) akan menghadapi ujian berat di Liga Champions saat menjamu Manchester City di di Stadion Parc des Princes, Rabu (29/9/2021) dini hari pukul 02.00 WIB.

Jelang laga big match itu, PSG diterpa kabar kurang sedap.

Data membuktikan bahwa ada sedikit keretakan hubungan antara Kylian Mbappe dan Neymar di PSG musim ini.

Trio MNM (Messi-Neymar-Mbappe) pun belum berada pada potensi terbaik.

Persiapan PSG menuju duel akbar di Grup A tersebut juga sedikit terganggu dengan isu kebugaran sang megabintang anyar, Lionel Messi.

Baca juga: Jadwal Liga Champions Malam Ini: Duel AC Milan Vs Atletico Madrid, PSG Menjamu Manchester City

Messi diragukan bisa berada dalam level kebugaran prima saat bersua Man City, usai melewatkan dua partai termutakhir tim melawan Metz (2-1) dan Montpellier (2-0) di Liga Perancis.

Alasan absensi Messi dalam bentrokan kontra Metz dan Montpellier adalah gangguan cedera lutut pada kaki kirinya.

“Leo (Messi) mengalami perkembangan sangat bagus,” kata pelatih PSG, Mauricio Pochettino, yang memastikan Messi akan masuk tim dalam duel kontra Man City.

Kendati demikian, Pochettino belum bisa menggaransi keberadaan Messi dalam susunan starter PSG.

Berkaca dari hal tersebut, Pochettino kini sangat membutuhkan koneksi apik antara Neymar Jr dan Kylian Mbappe.

Cuma, koneksi antara Neymar-Mbappe inilah yang belakangan memicu keresahan di tubuh PSG.

Ketika ditarik keluar dalam laga melawan Montpellier, Mbappe tertangkap kamera mengeluh soal kurangnya suplai dari Neymar.

“Dia (Neymar) tidak memberikan saya operan,” kata Mbappe mencurahkan isi hatinya kepada Idrissa Gueye.

Data dari RMC Sport membuktikan bahwa memang ada sedikit retak koneksi antara Kylian Mbappe dan Neymar di PSG musim ini.

Sejak musim 2021-2022 bergulir, Neymar dan Mbappe terlibat bersama dalam lima laga PSG di semua ajang, atau persisnya 385 menit main bareng.

Dalam kesempatan itu, Neymar tercatat melepas 37 operan kepada Mbappe. Sebaliknya, Kyky, sapaan Mbappe, mengoper 29 kali ke Neymar.

Kesimpulannya, Neymar rata-rata memberikan 8,6 operan per laga kepada Mbappe. Di lain sisi, setiap pertandingan Mbappe 6,8 mengirim si kulit bundar ke kaki sang kolega asal Brasil.

Statistik kolaborasi Neymar-Mbappe tersebut mengalami penurunan andai memakai musim 2018-2019 dan 2017-2018 sebagai perbandingan.

Pada 2018-2019, Ney, panggilan Neymar, rata-rata 13,2 kali mendaratkan bola ke penguasaan Mbappe dalam setiap pertandingan.

Sebaliknya, pada musim serupa, Mbappe terhitung 8,9 kali memberi servis operan menuju Neymar setiap kali merumput bareng di lapangan.

Rata-rata dalam setiap laga musim 2018-2019, ada 22,2 pertukaran operan antara Neymar-Mbappe.

Bahkan, statistik pada musim perdana kebersamaan Neymar-Mbappe, yakni 2017-2018, masih lebih baik.

Neymar tercatat melepas 9,5 operan per gim kepada sang partner asal Perancis. Sementara, Mbappe membalas dengan 7,5 umpan per gim.

Rata-rata tercipta 17 pertukaran operan per laga antara Neymar-Mbappe pada 2017-2018.

Musim ini, catatan koneksi Neymar-Mbappe menurun menjadi rata-rata hanya 15,4 pertukaran operan per laga.

"Saya sudah berbicara secara khusus dengan mereka (Neymar-Mbappe) hari ini dan mereka juga sudah saling berbincang," kata Pochettino menepis isu retak koneksi antara Neymar-Mbappe.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PSG Vs Man City: Koneksi Retak Neymar-Mbappe, Messi Tak Digaransi"

Ikuti berita seputar Liga Champions

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved