Breaking News:

Berita Madura

Pemkab Sampang Harap Masyarakat Satukan Pemahaman Tentang Barang Kena Cukai

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sampang, Madura harapkan masyarakat menyatukan pemahaman tentang Barang Kena Cukai (BKC)

Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Hanggara
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Diskominfo Sampang, Amrin Hidayat saat ditemui di ruangannya, Selasa (5/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sampang, Madura harapkan masyarakat menyatukan pemahaman tentang Barang Kena Cukai (BKC).

Sebab hal itu dinilai dapat mencegah peredaran BKC secara ilegal di Kabupaten Sampang, mengingat peredaran tidak hanya dilakukan oleh penjual melainkan juga pembeli.

Adapun, point yang harus dipahami oleh masyarakat yakni karakteristik barang kena cukai, diantaranya konsumsinya perlu dikendalikan dan peredarannya perlu diawasi.

Kemudian, pemakaiannya dapat menimbulkan dampak negatif bagi masyarakat.

Termasuk pemakaiannya perlu pembebanan pungutan negara demi keadilan dan keseimbangan.

Baca juga: Makin Mudah, Kini BPN Jatim Percepat Sertifikasi Aset Wakaf NU dan Muhammadiyah 

"Untuk jenisnya sendiri seperti, hasil tembakau, Minuman Mengandung Etil Alkohol (MME) dan etil alkohol," kata Plt. Kepala Diskominfo Sampang, Amrin Hidayat, Selasa (5/10/2021).

Ia menambahkan, sedangkan untuk ciri-ciri rokok ilegal sendiri seperti rokok yang tidak dilekati pita cukai alias polos.

Lalu, rokok yang dilekati pita cukai palsu, rokok dilekati pita cukai bekas, dan rokok yang dilekati pita cukai yang salah peruntukannya.

"Termasuk rokok yang dilekati pita cukai bukan haknya," terang Amrin Hidayat.

Terpisah, Kasi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Wilayah Madura, Trisilo Asih Setyawan menyampaikan, jika setiap tahunnya pihaknya rutin menggelar pengawasan rokok ilegal di seluruh Kabupaten di Madura.

Adapun pengawasannya menggelar operasi pasar dan operasi pemberantasan, dan operasi kepatuhan, serta patroli darat.

"Tentunya untuk waktu tidak diumumkan kepada masyarakat demi kelancaran Operasi yang dilakukan," pungkasnya.

Kumpulan berita Madura terkini

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved