Berita Madura
Sampang Kembali ke Status Level 3, Apa yang Jadi Penyebabnya
Kabupaten Sampang kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Level 3
Penulis: Hanggara Syahputra | Editor: Januar
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama
TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Kabupaten Sampang kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Level 3.
Padahal, sebelumnya daerah yang memiliki julukan Kota Bahari tersebut berstatus Level 2, ternyata ini penyebabnya:
Kepala Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Sampang, dr. Abdullah Najich mengatakan bahwa, pengaruh naiknya level ke 3 dikarenakan capaian vaksin.
Kebijakan tersebut merupakan syarat baru yang diinstruksikan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
Dari instruksi itu penentuan level 2 diberikan bagi daerah dengan tingkat vaksin di atas 40%.
Untuk penentuan level 1 diberikan kepada daerah dengan tingkat vaksinasi di atas 70 persen.
Sedangkan, Hingga saat ini capaian vaksinasi di Kabupaten Sampang jauh dari target yang sudah ditentukan.
Baca juga: Cerita 3 Nelayan Situbondo yang Dikabarkan Hilang Kontak, Kehabisan Bekal dan Sempat Minum Air Laut
"Saat ini untuk di Kabupaten Sampang mencapai sekitar 19% dari pelaksanaan vaksinasi Covid-19, sehingga berada di level 3," ujarnya.
Maka dari itu, pihaknya kedepan akan lebih meningkatkan kerjasama lintas sektor, terutama dari TNI/Polri.
Serta, Kata dr. Abdullah Najich perlu adanya peran semua pihak untuk saling menyadarkan akan pentingnya vaksin.
Terlebih, pelaksanaan vaksinasi merupakan tanggung jawab bersama, mengingat jika nantinya kondisi level terus naik akan berpengarus pada pembatasan kegiatan masyarakat.
"Jadi bila kegiatan pembatasan semakin ketat tentunya akan berpengaruh pada aktivitas masyarakat," pungkasnya.
Kumpulan berita Madura terkini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-corona-pegawai-pabrik-sampoerna-surabaya-positif-covid-19.jpg)