Berita Situbondo
Ganasnya Kobaran Api Lahap Dua Rumah Warga di Situbondo, Diduga Akibat Kompor Gas
Kebakaran hebat tejadi di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (09/10/2021) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Penulis: Izi Hartono | Editor: Ndaru Wijayanto
Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Izi Hartono
TRIBUNJATIM.COM, SITUBONDO - Kebakaran hebat terjadi di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (09/10/2021) malam sekitar pukul 21.00 WIB.
Akibat ganasnya kobaran api, dua rumah milik warga Dusun Krajan, Desa Kukusan, Kecamatan Kendit, ludes dilahap si jago merah.
Dua rumah yang hangus terbakar, antaranya milik Nahya alias pak Arip (60) dan Iwan Budianto (33).
Kobaran api diketahui pertama kali oleh Kasnoto (60) dan pemilik rumah pak Arip saat akan keluar rumahnya dikagetkan melihat kobaran api dari bagian dapurnya.
Baca juga: Kisah Anak Pedagang Es Buah di Gresik Wakili Indonesia di Kejuaraan Matematika Internasional
Mengetahui dapurnya terbakar, Arip bergegas masuk ke dalam rumahnya untuk membangunkan anaknya yang tengah tertidur sembari berteriak minta tolong kepada warga sekitar.
Tanpa dikomando puluhan warga yang mendengar teriakan pemilik rumah berdatangan ke lokasi kejadian kebakaran.
Para warga dengan kompak berusaha memadamkan kobaran api yang semakin membesar dengan peralatan seadanya.
Baca juga: Adu Banteng Truk Tangki Vs Truk Tronton di Saradan Madiun, Sempat Oleng Lalu Seruduk Warung
Sementara warga yang lain menghubungi pihak pemadam mobil kebakaran milik Pemkab Situbondo.
Tak lama kemudian, dua unit mobil Dakar tiba di lokasi kebakaran dan dengan cepat petugas dibantu warga langsung menyemprotkan air ke kobaran api yang membakar dua rumah warga tersebut.
Setelah berjuang mati matian, akhirnya petugas dan warga berhasil memadamkan kobaran api.
Baca juga: Belasan Siswa SMKN 1 Rejotangan Tulungagung Alami Gejala Keracunan usai Konsumsi Makanan Katering
"Api berhasil dipadamkan sekitar satu setengah jam oleh petugas," ujar Ipung anggota Pusdalop BPBD Situbondo.
Kebakaran yang menyebabkan dua rumah warga terbakar diduga akibat Kompor gas, namun untuk memastikan penyebab pastinya masih dalam proses penyelidikan pihak polisi.
"Dugaan awal kebakaran itu disebabkan kompor gas, " kata Ipung.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran itu, namun kerugian materi yang dialami korban diperkirakan mencapai sebesar Rp 77 juta.
"Rumah milik pak Arip mengalami rusak total, sedangkan rumah milik Iwan mengalami rusak ringan, " jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/kobaran-api-saat-membakar-dua-rumah-milik-warga-desa-lulusan-kecamatan-kendit.jpg)