Breaking News:

Berita Kota Malang

Adendum Belum Jelas, Rencana Pembangunan Pasar Besar Kota Malang di Tahun 2022 Batal

Pemerintah Kota Malang batalkan rencana pembangunan Pasar Besar Kota Malang di 2022, karena proses adendum hingga penyusunan DED belum diselesaikan.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
Pasar Besar Kota Malang, Sabtu (30/1/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pemerintah Kota Malang akhirnya membatalkan rencana pembangunan Pasar Besar Kota Malang di tahun 2022 mendatang.

Hal ini dilakukan, karena proses adendum hingga penyusunan Detail Engineering Design (DED) belum diselesaikan.

"Pasar Besar belum masuk prioritas. Karena DED masih belum, jadi menunggu selesai terlebih dahulu," ucap Wali Kota Malang, Sutiaji kepada Tribun Jatim Network, Senin (11/10/2021).

Dewan pun sejak awal selalu menyuarakan terkait dengan proses adendum dan DED Pasar Besar.

Akan tetapi, proses tersebut hingga kini masih belum terselesaikan.

Begitu juga anggaran untuk pembangunan Pasar Besar belum dimasukkan untuk prioritas pembangunan di tahun 2022.

"Sebenarnya kami ingin legal standingnya ada dulu. Karena sesuatu yang dianggarkan berarti kan sudah selesai secara hukum," ujar Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika.

Seperti diketahui, Pasar Besar saat ini masih terikat perjanjian kerja sama dengan Matahari.

Sementara Pemkot Malang ingin melakukan revitalisasi Pasar Besar, karena melihat kondisi pasar yang kurang layak usai mengalami kebakaran selama tiga kali.

Baca juga: 99 Ribu Anak di Kota Malang Belum Miliki Kartu Identitas Anak, Kesadaran Masyarakat Masih Minim

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved