Berita Jatim

Dubes Arab Saudi Temui Gubernur Khofifah, Bicarakan Umrah hingga Rencana Pembukaan Kantor Konsulat

Dubes Arab Saudi menemui Gubernur Jatim Khofifah, bicarakan soal umrah hingga rencana pembukaan kantor konsulat di Surabaya.

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Fatimatuz Zahroh
Duta Besar (Dubes) Arab Saudi untuk Indonesia, Essam A Abid Althagafi bertandang ke Gedung Negara Grahadi Surabaya dan disambut langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Senin (11/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Essam A Abid Althagafi berkunjung ke Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (11/10/2021).

Ditemui langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, kedatangan Dubes Essam dan rombongan itu membicarakan sejumlah hal strategis. 

Mulai soal ibadah umrah, pendidikan, hingga parwisata. Pertemuan tersebut dilakukan di ruang tengah Gedung Negara Grahadi Surabaya dan dilakukan santai selama kurang lebih satu jam. 

"Alhamdulillah kita hari ini dari kedutaan dan rombongan dijamu dengan baik. Tadi kami membicarakan banyak hal. Salah satunya terkait umrah yang insyaallah akan dibuka kembali," tegas Essam. 

Tidak hanya itu, Dubes Essam juga menyampaikan izin terkait rencana kedutaan Arab Saudi yang akan membangun kantor konsulat di Kota Surabaya. Rencananya hal itu akan direalisasikan segera. Sehingga pihaknya mengkomunikasikan izin tersebut. 

"Kami akan dua hari di sini. Besok rencananya kami akan bertemu dengan para pengusaha Jawa Timur yang akan dipertemukan juga dengan pengusaha Arab Saudi," tuturnya. 

Selain itu pihaknya menyampaikan harapannya agar ada peningkatan kerja sama di bidang pendidikan. Baik dengan perguruan tinggi, pesantren maupun lembaga pendidikan yang lain. 

"Kita berharap apa yang kita koordinasikan hari ini bisa terealisasi secepatnya, dan semoga Covid-19 ini bisa segera mereda dan semua bisa pulih normal, sehingga kegiatan kita tidak terhambat," pungkasnya.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyambut baik kedatangan rombongan Dubes Arab Saudi ke Jawa Timur. Terutama terkait konfirmasi akan dibukanya kembali ibadah umrah

Pasalnya, berita terkait akan dimulainya kembali pembukaan ibadah umrah bagi warga Indonesia ini sangat disambut antusias, khususnya bagi warga Jawa Timur.

Baca juga: Gubernur Khofifah Ajak Dekopin Gencarkan Transformasi Digital untuk Koperasi dan UMKM

"Di saat ini, harapan untuk dibukanya segera ibadah umrah dan haji itu sangat tinggi. Kemarin saya ke Magetan dan hari ini ke Blitar, banyak yang menanyakan dan juga berterima kasih terkait rencana dibolehkannya kembali ibadah umrah dan haji," tegas Khofifah. 

Memanfaatkan kedatangan Dubes Arab Saudi di Grahadi, Gubernur Khofifah turut mengkonfirmasi apakah aplikasi vaksinasi Covid-19 yang dimiliki Indonesia sudah terkoneksi dengan aplikasi yang dimiliki Arab Saudi. 

"Saat saya komunikasikan itu, beliau katakan bahwa dari Kemenkes Arab Saudi akan mengkoordinasikan dengan Kemenkes kita, supaya bisa dibangun koneksi bagaimana vaksin di Indonesia bisa konek dengan aplikasi Arab Saudi," tegasnya. 

Dikatakan Khofifah, memang di Arab Saudi menggunakan vaksin jenis AstraZeneca, Pfizer, Moderna dan JnJ. Namun ia meyakinkan pada Dubes bahwa di Jawa Timur pengguna AstraZeneca juga sangat banyak. Termasuk Sinovac yang juga telah mendapatkan pengakuan dari WHO. 

"Jadi beliau sampaikan spesifik Sinovac juga sudah disetujui WHO, jadi tidak masalah, tapi Kemenkes Saudi akan mengkoordinasikan dengan Kemenkes RI, tapi saya sampaikan juga bahwa per tahun ini Indonesia jemaah haji akan umrahnya mencapai 160 ribu lho, ini market yang sangat besar," tegasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved