Sulawesi Utara
Selamat Datang di Superhub PDIP Jatim

Berita Entertainment

'Lampu Merah' Baim Wong Ditinggal 300.000 Subscibernya, Dampak Marahi Kakek Suhud Penjual Buku

Aktor Baim Wong kehilangan ratusan ribu subsciber YouTube-nya akibat sikap kasarnya pada Kakek Suhud. Pakar artikan 'lampu merahh'.

Editor: Hefty Suud
Instagram via kompas.tv
Ekspresi Kakek Suhud saat dimarahi Baim Wong. 

TRIBUNJATIM.COM - Akibat sikapnya pada Kakek Suhud Arif, aktor Baim Wong kehilangan ratusan ribu subsciber YouTube-nya.  

Pasalnya, suami Paula Verhoeven tersebut dituding menghina dan mempermalukan Kakek Suhud Arif yang tengah berdagang buku.

Pakar Telematika Roy Suryo pun angkat bicara terkait penurunan subsciber aktor Baim Wong sebagai dampak sikap kasarnya pada seorang kakek.

Kakek Suhud menangis menuturkan perasaannya atas perlakuan tidak mengenakkan Baim Wong, Selasa (12/10/2021).
Kakek Suhud menangis menuturkan perasaannya atas perlakuan tidak mengenakkan Baim Wong, Selasa (12/10/2021). (Capture YouTube Langit Entertainment)

Menurut Roy Suryo, hal ini diartikan sebagai lampu merah agar bapak dua anak tersebut itu lebih mawas diri.

Dilansir kanal YouTube Intens Investigasi, Kamis (13/10/2021), Roy Suryo menilai bahwa pengurangan pengikut tersebut tak bisa dianggap enteng.

Sebagai informasi, per Sabtu (9/10/2021), kanal YouTube Baim Paula diikuti 19,7 juta akun.

Namun setelah masalah ini viral dan menuai kontroversi, subsciber Baim Wong turun hingga mencapai 19,4 juta.

Ini berarti, ada sekitar 300.000 akun yang berhenti mengikuti kanal YouTube tersebut.

"Mungkin dia tidak akan terasa apa-apa ketika subscribernya turun ratusan ribu," kata Roy Suryo.

"Tapi kalau saya boleh mengingatkan, sekecil apa pun penurunan subcriber, itu perlu diantisipasi atau perlu diwaspadai."

Baca juga: Kakek Suhut yang Dimarahi Baim Wong Sudah Teriak Minta Uang Kini Ketakutan Nasib Anak: Orang Kecil

Baca juga: Terkuak Arti Ekspresi Kakek Suhud saat Dimaki Baim Wong, Tulus Tak Ngemis? Suami Paula: Allah Sayang

Roy Suryo (kiri) dan konten Baim Wong memarahi Kakek Suhud, Kamis (13/10/2021). Sang Pakar Telematika minta Baim Wong berhati-hati menyikapi penurunan subscribernya.
Roy Suryo (kiri) dan konten Baim Wong memarahi Kakek Suhud, Kamis (13/10/2021). Sang Pakar Telematika minta Baim Wong berhati-hati menyikapi penurunan subscribernya. (Tangkapan layar YouTube Intens Investigasi)

Baim Wong sempat memberi klarifikasi menyudutkan sang kakek.

Namun belakangan, ia justru mengaku salah dan meminta maaf melalui unggahan Instagram.

"Menurut saya Baim sudah cukup mengerti apa yang terjadi," ujar Roy Suryo.

"Dia sudah melakukan permohonan maaf meskipun terlambat, ya sudah enggak apa-apalah, yang penting dia menyadari itu."

"Dia kemudian harus berhati-hati lagi untuk membuat konten selanjutnya."

"Kalau dia sempat merekam apa pun kejadiannya, sebelum dia memposting ya kalau istilahnya Kominfo, 'Saring dulu sebelum sharing'," imbau Roy Suryo.

Menurut Roy Suyo, Baim Wong seharusnya bisa mencegah masalah menjadi semakin melebar.

Pasalnya, sedikit pengurangan follower bisa berdampak besar jika terjadi terus-menerus.

"Kalau saran saya, sedikit apa pun lama-lama bisa menjadi bukit, dan satu subscriber bisa berpengaruh juga ke yang lain," sebut Roy Suryo.

Lihat tayangan selengkapnya dari menit ke- 08.35:

Kakek Suhud Mengaku Trauma hingga Berhenti Bekerja

Baim Wong menjadi bahan pembicaraan setelah video berisi aksinya memarahi seorang kakek tua viral di media sosial.

Sang kakek yang kemudian diketahui bernama Suhud Arif, membantah tudingan mengemis seperti yang diteriakkan Baim Wong dalam rekaman tersebut.

Namun, akibat peristiwa tersebut, Suhud mengaku trauma hingga ingin berhenti dari pekerjaannya menjual buku.

Baca juga: Pakar Soroti 2 Hal dari Kasus Baim Wong, Watak Asli Bocor, Paula Mati-matian Bela: Berhenti Benci

Watak asli Baim Wong dikomentari sosiolog setelah menegur kakek tua
Watak asli Baim Wong dikomentari sosiolog setelah menegur kakek tua (YouTube)

Dilansir kanal YouTube Langit Entertainment, Selasa (12/10/2021), Suhud memberikan keterangan mengenai kejadian tersebut.

Ia didampingi Robi dari Yayasan Gerak Menebar Kebaikan dan Edi Prastio, ketua Kongres Pemuda Indonesia (KPI) Jawa Timur sekaligus ketua Perkumpulan Anti Diskriminasi Indonesia.

Pada hari nahas tersebut, Suhud mengakui dirinya mengikuti motor Baim Wong dari belakang.

Pasalnya, ia mengetahui bahwa Baim Wong memiliki citra yang baik.

Sehingga, ia berharap aktor tersebut mau membeli buku Islami yang dijualnya.

Namun, Suhud justru dituding mengemis dan mendapat perlakuan memalukan.

Ia pun mengaku trauma dan heran dengan sikap Baim Wong yang selama ini dikenal dermawan.

"Sampai sekarang saya jadi trauma, kok gini, enggak biasanya," kata Suhud.

"Saya lihat waktu di handphone anak, bagus gitu citranya Pak Baim, kok begini sama saya."

"Ada apa, kan saya sudah tua, enggak usah marah-marah, bilang saja, 'Pak, saya sedang sibuk'."

"Saya juga maklumin, mungkin habis jaga istrinya mau ngelahirin. Kan waktu itu hari Jumat belum lahiran."

Tiba-tiba, Suhud tersengal-sengal menahan tangisnya.

Ia kemudian terisak mengaku terharu lantaran masih banyak dipedulikan.

Memang, setelah video tersebut viral, sejumlah orang menghubunginya bahkan menggalang donasi.

Suhud lalu menangis menunjuk ke arah Robi yang memberikan pendampingan.

Menurutnya, Robi sudah menawarkan untuk melaporkan masalah tersebut ke pihak kepolisian.

Namun, Suhud tak berani lantaran takut berdampak pada anak-anaknya.

Bahkan, saking traumanya, Kakek 70 tahun itu berniat berhenti bekerja jualan buku.

"Dari Pak ini minta ke ranah hukum, tapi saya kasihan lihat anak-anak saya," aku Suhud.

"Enggak mau lagi, sudah stop saja deh, enggak usah dagang-dagang buku lagi."

Menurut Suhud, ia saat itu hanya diam di atas motornya menerima semua penghinaan dari Baim Wong.

Ia tak berkutik ketika tim Baim Wong merekam wajahnya dan kemudian menampilkan sebagai konten di akun YouTube.

Setelah 15 menit merasa dipermalukan, akhirnya kakek tersebut menaiki motor tuanya dan berbalik pulang.

Meski sakit hati, Suhud mengaku tak berdaya untuk membalas perlakuan Baim Wong tersebut.

"Ya sakit hati juga saya, tapi gimana namanya saya orang kecil, sudah diam saja di motor," ujar Suhud.

"Saya diam saja merenungin diri saya sendiri, akhirnya saya pulang."

"Kira-kira 15 menit saya sudah enggak kuat, pulang saja."

Sebagai informasi, dalam video tersebut, Baim Wong marah karena merasa diikuti oleh Suhud hingga ke depan rumahnya.

Ia menuding Suhud memaksa-maksa meminta uang dan memanfaatkan kebaikannya.

Padahal, jelas-jelas Suhud saat itu menawarkan dagangan berupa buku yang diletakkan di motornya.

Namun, Baim Wong justru membagikan uang pada sejumlah ojek online yang mangkal di dekat rumahnya.

Ia melakukan hal tersebut sembari mencibir Suhud yang disebutnya mengemis.

Setelah berita tersebut viral, Baim Wong akhirnya memberi klarifikasi melalui akun Instagram miliknya.

Pria yang baru dikaruniai anak kedua itu mengaku marah karena sang kakek terlalu mepet ke motornya dan meminta uang secara kasar.

Artikel ini telah tayang di TribunWow.com dengan judul Baim Wong Kehilangan 300.000 Subscriber Imbas Marahi Kakek Suhud, Roy Suryo: Perlu Diwaspadai

Sumber: Tribun Jatim
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved