Berita Surabaya
Modus Tawarkan Pekerjaan, Pria Gondol Motor Warga Sawahan Surabaya, Sempat Dilacak
Modus menawarkan pekerjaan, seorang pria gondol motor warga Sawahan Surabaya, sempat dilacak ada di luar kota.
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi
TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Jangan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal dan menawarkan pekerjaan.
Bisa jadi itu merupakan modus penipuan untuk mencuri kendaraan.
Seperti yang dialami Satria, warga Petemon, Sawahan, Surabaya.
Motor Honda Scoopy bernopol L-4399-W miliknya, raib dibawa kabur kenalan barunya, yang semula menjanjikannya pekerjaan.
Satria mengaku berkenalan dengan si pelaku pertama kali, melalui grup lowongan pekerjaan Surabaya di media sosial Facebook (FB), dan melanjutkan percakapan lebih intens melalui WhatsApp (WA).
Kemudian, pada Kamis (14/10/2021) pelaku mengajak Satria menemuinya di sebuah warung kopi (warkop) Jalan Balongsari Tama BI 3, dengan membawa sejumlah berkas yang menjadi persyaratan untuk bekerja.
"Setelah ketemu, ternyata persyaratan (berkas) kurang surat kesehatan," katanya saat dihubungi awak media, Minggu (17/10/2021).
Kemudian, si pelaku mengajak Satria untuk melengkapi berkas persyaratan kesehatan dengan menuju ke sebuah klinik kesehatan di Jalan Balongsari Tama, Tandes, Surabaya, sekitar pukul 20.30 WIB.
Keduanya pergi ke klinik tersebut bersama-sama, mengendarai motor milik Satria. Pelaku berinisiatif memboncengnya.
"Dia yang nyetir saat itu dan kunci motor dibawa. Saya masuk klinik tes kesehatan," jelasnya.
Sejak memasuki klinik untuk menjalani tes kesehatan, Satria belum merasakan gelagat aneh dengan sosok kenalannya itu.
Baca juga: Mendadak Ambil Ponsel, Ibu di Surabaya Selamat dari Hantaman Truk Tronton yang Seruduk Rumahnya
Namun, saat dirinya merampungkan urusannya di klinik, dan tidak mendapati kenalannya itu di tempat semula, Satrio akhirnya sadar jika pria yang baru dikenal itu telah menipu dirinya dan membawa kabur motornya.
Sadar menjadi korban penipuan dan penggelapan, Satrio berusaha menghubungi terus nomor kontak yang tersambung dengan pelaku. Namun, tetap tak membuahkan hasil.
Tak kehilangan akal. Berbekal nomor ponsel si pelaku, Satrio meminta bantuan temannya untuk melakukan pelacakan menggunakan perangkat ponsel.
"Pukul 00.00 WIB, baru centang dua. Setelah dilacak teman, pelaku dan motor pukul 01.00 WIB sudah ada di kawasan Pasuruan," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jatim/foto/bank/originals/ilustrasi-lowongan-kerja-hari-ini-senin-6-september-2021.jpg)