Breaking News:

Berita Jatim

Daerah di Jatim yang PPKM Level 1 Bertambah Jadi 5 Kab/Kota, Termasuk Surabaya 

Kondisi dan perkembangan pandemi Covid-19 di Jawa Timur terus kian membaik. Berdasarkan Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021, sebanyak 5 daerah di Provinsi

Penulis: Fatimatuz Zahroh | Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM,LAMONGAN - Kondisi dan perkembangan pandemi Covid-19 di Jawa Timur terus kian membaik. Berdasarkan Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021, sebanyak 5 daerah di Provinsi Jawa Timur masuk dalam PPKM Level 1.

Sebagaimana diketahui, Inmendagri tersebut berisi tentang aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali. Dimana, Instruksi Mendagri ini berlaku mulai tanggal 19 Oktober 2021 sampai dengan tanggal 1 November 2021.

Lima daerah Jatim yang masuk dalam level 1 PPKM yaitu Kota Surabaya, Kota Mojokerto, Kota Kediri, Kota Blitar, Kota Pasuruan. 

Jumlah ini semakin meningkat dibanding Inmendagri No 47 Tahun 2021, dimana hanya Kota Blitar yang masuk dalam PPKM Level 1.

Baca juga: Cara Tukar ATM BCA ke Kartu Debit Chip, Mulai 1 Desember 2021 ATM BCA Strip Magentik Diblokir

"Alhamdulillah berdasarkan Inmendagri No 53 Tahun 2021, ada 5 kota yang masuk dalam PPKM Level 1. Kelima daerah ini berdasarkan Asemen Kemenkes sudah masuk level 1 sekitar satu setengah bulan lalu, sementara untuk PPKM ditambah pemenuhan syarat tambahan yakni capaian vaksinasi dosis 1 yang sudah lebih dari 70 persen dan lansia lebih dari 60 persen," kata Gubernur Khofifah, Selasa (19/10/2021).

Dikatakannya, capaian ini merupakan buah kerja keras dan sinergi yang terus terbangun antara pemerintah provinsi, nakes, TNI/Polri, Pemerintah Kabupaten/Kota beserta Forkompimda, Ormas, ormas keagamaan.

Lebih lanjut disampaikan Khofifah, kelima daerah ini akan dilakukan uji coba pemberlakuan PPKM Level 1. Penerapan itu akan tetap diimbangi dengan tindakan testing, tracing dan treatment (3T), serta peningkatan disiplin protokol kesehatan. 

Selain itu, lanjut Khofifah, sesuai petunjuk pemerintah pusat juga telah membentuk task force atau gugus tugas yang terdiri para pakar di bidangnya untuk memantau penerapan PPKM Level 1 new normal. 

"Atas keberhasilan Task Force mengawal pelaksanaan PPKM Level 1 di Kota Blitar. Maka Task Force yang digagas pemerintah pusat ini kembali tinggal di 5 kota yang masuk PPKM Level 1 untuk melakukan pemantauan dan pengawasan," tegas Khofifah. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved