Berita Malang

Warga Malang Rasakan Cuaca Panas Terik Beberapa Hari Terakhir, Begini Penjelasan BMKG Karangploso

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Karangploso menjelaskan penyebab terjadinya suhu panas yang terasa terik saat s

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Ilustrasi cuaca panas terik 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Erwin Wicaksono

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Karangploso menjelaskan penyebab terjadinya suhu panas yang terasa terik saat siang hari beberapa waktu ini.

Otoritas perkiraan cuaca itu menyebut fenomena cuaca panas yang terjadi saat ini merupakan hal yang lumrah.

Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Karangploso, Anung Suprayitno menerangkan bulan Oktober merupakan puncak terjadinya suhu panas.

Wilayah-wilayah seperti Malang mencapai suhu 32 derajat celcius pada siang hari. Bahkan di Pasuruan suhu bisa mencapai 35 derajat celciusn

"Normalnya pada bulan Oktober merupakan puncak suhu terpanas sedangkan pada Agustus puncak suhu terdingin," ujar Anung ketika dikonfirmasi.

Anung menuturkan, siklus terjadinya musim hujan di setiap daerah mempunyai karakteristik yang bervariasi.

Baca juga: Matahari Terbit dan Segelas Teh Hangat di Bukit Kuneer Malang

Wilayah-wilayah yang sedang mencapai suhu panas pada siang hari masuk fase pancaroba.

"Diperkirakan wilayah Jawa Timur sebagian sudah masuk musim hujan. Beberapa (daerah) yang belum ini lah masa-masa pancaroba. Asumsi kami pada akhir Oktober ini sebagian wilayah Jawa Timur sudah masuk musim hujan," ujar Anung.

BMKG juga memperkirakan wilayah Malang Raya memasuki musim hujan lebih awal daripada daerah Utara hingga Timur Jawa Timur.

"Kapan musim hujan secara merata? musim hujan memang awalnya ga bisa merata. Seperti halnya daerah Jawa Timur yang disebut Tapal Kuda (Pasuruan hingga Banyuwangi) itu paling akhir awal musim hujannya.  Bisa sampai Desember. Malang awal musim hujannya lebih awal," tutupnya.

Baca juga: Melihat Pohon Teh Berusia 111 Tahun di Kebun Teh Wonosari Malang, Segini Ukurannya di Tahun 2021

Sumber: Tribun Jatim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved